Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Fakta Unik Masjid Tombul, Masjid Terbesar di Bulgaria
Pemandangan bagian luar dari samping Masjid Tombul. (commons.wikimedia.org/ANUBIS76)

Warisan era Usmaniyah di Bulgaria sering diabaikan. Periode ini meninggalkan pengaruh budaya dan ekonomi yang abadi. Meskipun kenangan akan dominasi berkontribusi pada rasa trauma, ia sebagian besar ditandai dengan stabilitas dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang berpartisipasi dalam masyarakat yang beragam.

Beberapa monumen megah peninggalan era Usmaniyah masih berdiri di Bulgaria. Salah satu contoh yang terkenal adalah di Shumen, kota penting di timur laut dengan populasi Turki yang besar. Masjid Tombul adalah masjid terbesar dan sering dianggap sebagai masjid terindah. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Tombul berikut ini, guys!

1. Arsitektur Masjid Tombul

potret pelataran Masjid Tombul (commons.wikimedia.org/Yelkrokoyade)

Desain Masjid Tombul mencerminkan gaya arsitektur Tulip yang muncul pada awal abad ke-18. Bulgaria Travel melaporkan bahwa gaya ini berkembang selama periode penyempurnaan budaya di Kekaisaran Usmaniyah. Adapun ia dibedakan oleh detail dekoratif. Secara khusus menggabungkan elemen-elemen yang terinspirasi oleh arsitektur Barok Prancis.

Bersama dengan kompleks di sekitarnya, Masjid Tombul adalah masjid terpenting secara arsitektur di Bulgaria. Keseluruhan bangunan menyoroti skala desain Usmaniyah. Di Semenanjung Balkan, masjid ini hanya dilampaui oleh Masjid Selimiye di Edirne, Turki. Dengan demikian, menggarisbawahi nilai budaya dan sejarahnya yang luar biasa.

2. Mungkin didesain oleh para arsitek Konstantinopel

potret elemen-elemen Barok di langit-langit Masjid Tombul (commons.wikimedia.org/Камен Ханджиев)

Masjid Tombul dibangun antara tahun 1740—1744. Vagabond menjelaskan bahwa pembangunannya merupakan hadiah amal dari Sherif Halil Pasha. Beliau berasal dari daerah setempat, tetapi membangun karier administratif yang cemerlang di Konstantinopel. Dukungannya mencerminkan hubungan yang kuat antara komunitas provinsi dan ibu kota kekaisaran.

Suatu ketika, Sherif Halil Pasha memilih untuk membalas budi kepada komunitas yang membesarkannya di Shumen. Masjid secara resmi menyandang namanya, namun secara luas dikenal sebagai Masjid Tombul karena kubah yang bundar. Kubah tengahnya menjulang sekitar 25 m di atas tanah. Adapun menaranya yang ramping mencapai ketinggian 40 m.

3. Jantung dari kompleks yang lebih luas

potret dinding bagian dalam Masjid Tombul (commons.wikimedia.org/Камен Ханджиев)

Di samping Masjid Tombul berdiri sebuah air mancur yang sangat indah. Ruangan-ruangan di lantai atas yang mengelilingi halaman dalam dulunya merupakan tempat tinggal para siswa sekolah agama. Di antara para guru terdapat seorang ahli kaligrafi. Seiring waktu, sekolah ini dikenal karena melatih beberapa kaligrafer paling ulung di kawasan.

Lantai dua masjid dulunya berisi perpustakaan dengan lebih dari 5.000 jilid buku dalam bahasa Arab dan Persia. Koleksinya mencakup geografi dan matematika. Di antara harta karunnya terdapat manuskrip abad ke-16 berjudul The Book of Pleasant Journeys Into Faraway Lands. Karya geografis yang berpengaruh ini ditulis oleh seorang cendekiawan Arab abad ke-12, Muhammad al-Idrisi.

4. Memiliki banyak legenda

potret pintu masuk Masjid Tombul (commons.wikimedia.org/Vammpi)

Legenda setempat menyebutkan bahwa seorang ahli bangunan dibunuh untuk mencegahnya menciptakan saingan Masjid Tombul. Kisah lain berpusat pada Sherif Halil Pasha, yang konon diasingkan oleh ayahnya. Ia kemudian naik pangkat di Usmaniyah dan menghadapi ayahnya, hanya untuk diberitahu bahwa ia masih "tidak pantas". Pasha memesan pembangunan sebuah masjid megah untuk menghormati kenangan ayahnya.

Penjelasan lain menyatakan bahwa bercak-bercak berkarat yang pernah terlihat di langit-langit diyakini sebagai bekas tembakan dari polisi Bulgaria selama kampanye Bulgarisasi (1984—1985). Namun, interpretasi ini tidak benar. Pilar-pilar masjid dibuat khusus untuk bangunan itu. Yang disebut "lubang peluru" sebenarnya adalah paku kecil yang digunakan untuk mengamankan plester ke langit-langit.

Masjid Tombul adalah masjid terbesar di Bulgaria dan simbol penting dari warisan budaya yang beragam. Arsitekturnya yang mencolok menunjukkan perkembangan budaya selama berabad-abad.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article