Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 14 warga Palestina, termasuk lima anak, dilaporkan tewas setelah sebuah gedung tempat tinggal yang rusak akibat serangan militer Israel roboh di bagian barat Kota Gaza, Rabu (16/9/2026) dini hari waktu setempat. Bangunan bernama Al-Saada yang terletak di kawasan Al-Sinaa tersebut sebelumnya sempat menjadi sasaran pengeboman sebelum akhirnya runtuh total.
Peristiwa nahas itu menimpa sedikitnya sepuluh keluarga pengungsi yang terpaksa mencari tempat berteduh di dalam bangunan tersebut saat mereka sedang tertidur lelap. Hingga kini, sekitar 100 orang diperkirakan masih terjebak di bawah puing-puing, sementara puluhan korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit di Kota Gaza.
