Jakarta, IDN Times - Hujan menjadi tantangan besar dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban akibat banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet. Prakiraan cuaca menunjukkan hujan akan terus turun setidaknya hingga Senin (31/8/2026).
Dilansir BBC, Lila Pieters Yahia, Koordinator Residen PBB untuk Nepal, mengatakan bahwa meski bantuan asing terus berdatangan, akses untuk menjangkau warga yang terdampak masih sangat sulit. Pemerintah telah mulai mengangkut segala kebutuhan menggunakan helikopter, sementara penggunaan drone untuk menyalurkan bantuan masih dalam pembahasan.
"Cuaca tidak mendukung kami," tambah Yahia.
