Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan penguatan ketahanan kawasan harus menjadi fokus utama dalam kerja sama antara ASEAN dan Korea Selatan di tengah meningkatnya tantangan global. Menurutnya, kemitraan ekonomi yang semakin terintegrasi menjadi fondasi penting untuk membangun kawasan yang lebih tangguh.
Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono dalam Post-Ministerial Conference (PMC) ASEAN-Korea Selatan di Manila, Filipina. Indonesia memandang kerja sama ekonomi, transformasi digital, hingga penguatan kapasitas teknologi perlu terus diperluas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain memperkuat hubungan ekonomi, Indonesia juga mendorong ASEAN dan Korea Selatan memperluas kolaborasi di sektor-sektor strategis yang mampu meningkatkan daya saing kawasan sekaligus memperkuat ketahanan menghadapi berbagai krisis.
Menutup pernyataannya, Sugiono menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas kawasan hanya dapat diwujudkan melalui penghormatan terhadap hukum internasional, multilateralisme, dan penyelesaian sengketa secara damai.
