Jakarta, IDN Times - Iran disebut sering menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari perusahaan Amerika Serikat (AS) untuk kebutuhan perang, termasuk untuk memerangi AS sejak 28 Februari lalu. Kabar itu disampaikan oleh Anthropic, salah satu perusahaan AI dan riset asal AS, pada Kamis (10/9/2026).
Dilansir Jerusalem Post pada Jumat (11/9/2026), Anthropic menjelaskan, Iran selama ini menggunakan AI Claude untuk membantu militer mereka menyerang pasukan angkatan laut AS. Selain itu, Iran juga kerap menggunakan AI tersebut untuk menyerang organisasi dan diaspora Israel serta untuk melakukan pishing atau online scam.
