Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Iran Duga 3 Pilot Militernya Ditahan Qatar karena Hilang 5 Bulan
Dua pilot militer sedang berada di dalam pesawat jet tempur. (pexels.com/Magda Ehlers)
  • Iran menduga tiga pilot militernya yang hilang lima bulan—Javad Salehi, Abdolmajid Dashtian, dan Omran Behraveshian—ditahan Qatar, serta meminta klarifikasi atas nasib mereka.
  • Jenderal Iran Mohammad Bagherzadeh mengklaim ketiganya ditangkap hidup-hidup dan ditahan sebagai tekanan terhadap Teheran, sementara Qatar dituduh menutupi informasi.
  • Qatar membantah tegas tuduhan itu; ketiga pilot hilang kontak sejak 2 Maret saat operasi udara menuju Al-Udeid, setelah tidak merespons kontak dari angkatan bersenjata Qatar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran menduga tiga pilot militernya, yakni Javad Salehi, Abdolmajid Dashtian, dan Omran Behraveshian yang sudah hilang selama lima bulan saat ini sedang ditahan oleh Qatar. Tuduhan itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Senin (17/8/2026). Jika dugaan tersebut benar, Teheran mengatakan akan melakukan tindakan tegas terhadap Doha.

“Sangat penting untuk mendapatkan klarifikasi tentang situasi mereka. Sampai situasi para pilot diklarifikasi, kami menganggap mereka sebagai tahanan dan akan melakukan segala upaya untuk mengungkap nasib mereka,” kata Juru Bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baghaei, dalam konferensi pers mingguan, seperti dilansir Arab News

1. Jenderal militer Iran sebelumnya juga melontarkan tuduhan serupa

potret Kepala Komite Pencarian Orang Hilang Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Bagherzadeh (commons.wikimedia.org/Aghiltohidian)

Sebelumnya, jenderal militer Iran yang juga menjabat sebagai Kepala Komite Pencarian Orang Hilang Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Bagherzadeh, juga melontarkan tuduhan serupa. Dalam pernyataannya pada Minggu (16/8/2026), Bagherzadeh menyebut Salehi, Dashtian, dan Behraveshian kini sedang ditahan usai ditangkap hidup-hidup oleh militer Qatar.

Bagherzadeh mengatakan, Qatar sengaja menahan Salehi, Dashtian, dan Behraveshian sebagai geretakan terhadap Iran. Ia juga menuduh Qatar sengaja menutup-nutupi kabar terkini dari pilot-pilot tersebut dari Iran.

2. Qatar langsung membantah semua tuduhan Iran

potret bendera Qatar (pexels.com/monk 333)

Semua tuduhan yang dilontarkan Iran tadi langsung dibantah oleh Pemerintah Qatar. Dalam pernyataannya, Kemlu Qatar menyatakan tuduhan tersebut sebagai fitnah yang dibesar-besarkan. Selain itu, Qatar juga menyebut tuduhan Iran sebagai bentuk permusuhan terhadap mereka. Padahal, Qatar sudah membantu Iran untuk berdamai dengan Amerika Serikat (AS). Sebab, selain Pakistan, Doha juga menjadi mediator utama dalam proses negosiasi damai antara Teheran dan Washington.  

“Kami dengan tegas membantah klaim yang beredar mengenai penahanan pilot Iran dan terkejut dengan pernyataan yang menyesatkan ini pada saat ini di tengah upaya dan inisiatif diplomatik yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut (Timur Tengah),” kata Juru Bicara Kemlu Qatar, Majed Al-Ansari, dalam sebuah unggahan di X dikutip Al Jazeera.

3. Tiga pilot Iran sudah hilang tanpa kabar sejak Maret lalu

Dua pilot militer sedang berada di dalam pesawat jet tempur. (pexels.com/Magda Ehlers)

Sebagai informasi, tiga pilot militer Iran tadi sudah hilang sejak 2 Maret lalu. Ketika itu, tiga pilot tersebut hilang kontak dengan angkatan bersenjata Iran saat sedang melakukan serangan udara di pangkalan militer Al-Udeid, pangkalan angkatan udara AS yang ada di Qatar, menggunakan jet tempur Sukhoi Su-24 bomber. Oleh karena itu, jika dihitung, mereka kini sudah hilang tanpa kapar selama kurang lebih lima bulan.

Al-Ansari mengatakan, angkatan bersenjata Qatar sempat melakukan kontak dengan ketiga pilot tersebut saat mereka memasuki wilayah udara negaranya. Langkah itu, kata Al-Ansari, dilakukan sebagai upaya mempertahankan wilayah udara Qatar dari ancaman musuh. Namun, tiga pilot itu tidak merespons kontak tersebut. Tidak lama kemudian, mereka dinyatakan hilang kontak hingga saat ini. Sementara itu, satu pilot lainnya dinyatakan tewas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article