Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ini Kumpulan Pernyataan Gibran soal MBG dan Kopdes Merah Putih

5 min read
Ini Kumpulan Pernyataan Gibran soal MBG dan Kopdes Merah Putih
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Batam, Rabu (10/9/2025) (dok. Setwapres)
  • Gibran menekankan evaluasi tata kelola MBG, dengan prioritas penyaluran di wilayah 3T agar program lebih tepat sasaran.

  • Menanggapi dugaan keracunan MBG, Gibran meminta investigasi cepat dan transparan, pengawasan pangan diperkuat, serta biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah.

  • Untuk KDMP, Gibran meminta koperasi melengkapi usaha warga, lokasi pembangunan dikaji bersama masyarakat, dan tata kelolanya diperbaiki agar efektif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beberapa kali menyampaikan pernyataan terkait sejumlah program prioritas pemerintah, sepanjang Juni hingga Oktober 2026. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi dua isu yang cukup sering disinggung Gibran.

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran dalam berbagai kesempatan, mulai dari pertemuan dengan mahasiswa, kunjungan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), hingga saat menemui korban dugaan keracunan MBG. Berikut pernyataan Gibran sepanjang Juni hingga awal Oktober 2026 terkait MBG dan KDMP.

  1. 1. Pernyataan Gibran menanggapi persoalan MBG

    Ini Kumpulan Pernyataan Gibran soal MBG dan Kopdes Merah Putih
    Wapres Gibran saat meninjau pelaksanaan MBG. (Dok. Wapres.go.id)
    • MBG harus dievaluasi dan diprioritaskan di wilayah 3T

    Pada 18 Juni 2026, Gibran meninjau pelaksanaan MBG di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan perlunya evaluasi tata kelola MBG serta meminta program tersebut diprioritaskan di wilayah 3T.

    “MBG akan lebih tepat sasaran jika difokuskan di area 3T.”

    • Tata kelola MBG harus diperbaiki

    Gibran menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola MBG setelah menerima aspirasi dari mahasiswa di Istana Wakil Presiden pada 15 Juni 2026.

    “Saya sadar masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, ya ini yang harus kita perbaiki bersama.”

    • Gibran sebut kesehatan anak-anak sangat penting

    Pada September 2026, Gibran meninjau MBG setelah adanya dugaan keracunan makanan yang dialami siswa di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

    Dalam kunjungannya, Gibran mengatakan kesehatan anak menjadi prioritas dan pemerintah akan memastikan korban memperoleh penanganan maksimal.

    “Saya hadir di sini, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih."

    • Investigasi keracunan MBG harus transparan

    Pada 28 September 2026, Gibran mendatangi orang tua siswa yang terdampak dugaan keracunan makanan di Batang. Ia meminta proses investigasi dilakukan cepat dan hasilnya disampaikan kepada keluarga secara terbuka.

    “Proses investigasi sedang berjalan, tapi saya pastikan dilakukan dengan cepat dan hasil investigasi akan diinformasikan kepada Bapak-Ibu secara terbuka dan transparan. Kejadian ini tidak boleh berulang.”

    • Pengawasan keamanan pangan harus diperkuat

    Gibran datang ke Batang untuk memastikan korban keracunan MBG tertangani, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat.

    “Hari ini saya langsung datang untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat.”

    • Biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah

    Dalam kunjungan ke Batang, Gibran juga memastikan korban mendapatkan penanganan sampai pulih dan tidak terbebani biaya pengobatan.

    “Biaya perawatan korban tidak boleh membebani keluarga. Pemerintah bertanggung jawab dan akan menanggung semua biaya pengobatan dan memastikan mekanismenya berjalan di semua fasilitas kesehatan."

  2. 2. Pernyataan Gibran soal Kopdes/KDMP

    Ini Kumpulan Pernyataan Gibran soal MBG dan Kopdes Merah Putih
    Wapres Gibran berdialog dengan pihak SDN Wolomoni Ende dan meninjau program MBG serta KDMP. (Dok Prokopim Ende)
    • Kopdes jangan menjadi pesaing usaha warga

    Pada 18 Juni 2026, Gibran meminta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak menjadi pesaing bagi usaha masyarakat yang sudah ada.

    Ia mencontohkan BUMDes dan toko kelontong warga yang harus tetap mendapatkan ruang dalam ekosistem ekonomi desa.

    “Jangan sampai juga bersaing dengan BUMDes, bersaing dengan toko-toko kelontong warga. Pastikan ini menjadi satu ekosistem yang saling mengisi.”

    • Lokasi Kopdes harus dikaji dan tidak boleh ada yang dirugikan

    Dalam kunjungan ke Ende pada 18 Juni, Gibran meminta pembangunan KDMP dilakukan dengan pemilihan lokasi yang tepat.

    Menurutnya, penentuan lokasi harus berdasarkan kajian dan melibatkan masyarakat.

    "Jangan sampai ada yang dirugikan, apalagi ini area sekolah, kegiatan belajar mengajar itu jangan sampai terganggu."

    • Tata kelola Kopdes harus diperbaiki

    Pada 17 Juni 2026, Gibran menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola KDMP agar program tersebut lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien.

    Pernyataan ini juga disampaikan bersamaan dengan pembahasan tata kelola MBG.

    “Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan tata kelola MBG dan KDMP untuk memastikan setiap rupiah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.”

  3. 3. Rekam jejak politik Gibran

    WhatsApp Image 2026-06-24 at 12.36.49.jpeg
    Gibran memberi sambutan saat hadiri dan buka acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari (Sekretariat Wakil Presiden)

    Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wakil Presiden sejak 20 Oktober 2024. Nama Gibran tak lepas dari sejumlah sorotan publik. Terbaru, ijazah Gibran kini sedang digugat dan akan diputus Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (6/10/2026) pukul 20.00 WIB.

    Gibran juga sempat menuai kritik lantaran maju sebagai calon wakil presiden usai putusan MK yang saat itu ketuanya adalah Anwar Usman--adik ipar Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo alias Paman Gibran.

    Usai Gibran maju di Pilpres 2024, isu Jokowi melakukan politik dinasti semakin berembus kencang. Sejumlah tokoh bahkan menyebut politik Jokowi tidak wajar dan tidak beretika.

    Gibran memulai kariernya sebagai pengusaha dengan mengelola berbagai bisnis di sektor kuliner. Setelah menyelesaikan studinya di Australia, ia mendirikan usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Bisnis ini berkembang menjadi katering penyedia layanan wedding organizer yang menawarkan beragam kebutuhan pesta, seperti gedung, dekorasi, rias pengantin, suvenir, undangan, hingga MC.

    Pada tahun 2015, Gibran memperluas usahanya dengan membuka Martabak Kota Barat (Markobar) dan restoran Italia bernama Pasta Buntel. Kesuksesannya sebagai pengusaha muda di bidang kuliner membawanya menjadi Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo.

    Selain itu, Gibran juga memiliki sejumlah bisnis kuliner lainnya seperti CS Coffee Shop, Ceker Ayam Bakar, dan Mangkok Ku, yang dikelola bersama adiknya Kaesang Pangarep dan chef Arnold Purnomo.

    Gibran memulai kariernya di dunia politik sebagai Wali Kota Surakarta untuk periode 2021-2024, meskipun sebelumnya ia sempat menyatakan bahwa tidak tertarik untuk terjun ke politik.

    Namun, seiring perjalanan waktu, pandangannya berubah, dan ia pun meraih kursi Wali Kota Surakarta. Pada tahun kedua masa jabatannya sebagai wali kota, Gibran mendapat kepercayaan lebih besar ketika ditunjuk sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres), dan kini ia diberikan tanggung jawab besar untuk menjadi wakil presiden.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More