Jakarta, IDN Times - Ketua Parlemen sekaligus kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, merespons hasil pemilu sela Amerika Serikat (AS) pada Rabu (4/11/2026). Ia menilai kekalahan telak Partai Republik pimpinan Presiden Donald Trump membuktikan warga AS menolak perang melawan negaranya.
Pernyataan yang diunggah melalui platform X tersebut menjadi reaksi pertama Teheran atas hasil pemilu Kongres AS. Dalam pemilu yang digelar Selasa (3/11/2026) itu, Partai Demokrat berhasil merebut kembali kendali Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari tangan Partai Republik. Kekalahan ini menjadi pukulan besar bagi sisa dua tahun masa jabatan Trump di Gedung Putih.