Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Inggris Andy Burnham berencana membagi waktu kerjanya antara London dan Manchester. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya memperkuat desentralisasi pemerintahan dan mengurangi ketimpangan antara wilayah utara dan selatan Inggris.
Sejumlah media Inggris melaporkan Burnham akan menghabiskan sebagian hari kerja setiap pekan di Manchester. Ia juga berencana membentuk kantor perdana menteri di kota tersebut atau yang dijuluki ‘Northern No. 10’, sebagai simbol pemindahan sebagian pusat pemerintahan dari Westminster.
Langkah ini menjadi terobosan baru karena para perdana menteri Inggris sebelumnya hampir seluruh aktivitas pemerintahannya berpusat di London. Burnham sejak lama dikenal mendorong penguatan kewenangan daerah dan menjadikan isu kesenjangan wilayah sebagai salah satu agenda politik utamanya.
Sementara itu, Burnham secara resmi menjadi Perdana Menteri Inggris setelah bertemu dengan Raja Charles III di Istana Buckingham. Burnham mengenakan setelan jas dan dasi berwarna gelap berdiri di samping Raja.
“Raja bertemu dengan Burnham dan memintanya untuk membentuk pemerintahan baru,” kata pernyataan Istana Buckingham, Senin (20/7/2026).
“Burnham menerima tawaran Raja dan mencium tangan Raja setelah pengangkatannya sebagai Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Pertama," kata pernyataan itu.
