Jakarta, IDN Times - Jenazah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tiba di Grand Mosalla, Teheran, pada Jumat (3/7/2026), menjelang prosesi pemakaman kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (4/7/2026). Upacara tersebut diperkirakan menjadi salah satu prosesi pemakaman terbesar dalam sejarah Iran, dengan kehadiran jutaan pelayat serta delegasi dari puluhan negara.
Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang memicu perang di Timur Tengah. Prosesi pemakaman sempat ditunda ketika konflik masih berlangsung, namun kini dilaksanakan setelah Iran dan AS mencapai kesepakatan awal untuk menghentikan pertempuran melalui gencatan senjata yang masih dinilai rapuh.
Media pemerintah Iran memperlihatkan peti jenazah Khamenei yang diselimuti bendera nasional Iran dibawa memasuki Grand Mosalla, salah satu kompleks keagamaan dan seremoni terbesar di Teheran. Sejumlah foto juga memperlihatkan para pelayat berpakaian hitam memenuhi lokasi upacara.
Iran memperkirakan antara 15 hingga 20 juta orang akan menghadiri rangkaian pemakaman tersebut. Jika terealisasi, jumlah itu akan menjadikannya sebagai pemakaman kenegaraan terbesar yang pernah digelar di negara tersebut.
