Jakarta, IDN Times - Otoritas penyiaran Nigeria mengumumkan aturan baru yang lebih ketat bagi seluruh lembaga penyiaran. Kebijakan ini bertujuan menekan penyebaran konten politik yang berpotensi memicu polarisasi masyarakat menjelang pemilihan umum. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas nasional, mengingat pemilu sebelumnya kerap diwarnai disinformasi dan konflik akibat pemberitaan yang bias.
Aturan ini melarang pembawa acara menyampaikan opini pribadi dan mencegah stasiun penyiaran menjadi alat intimidasi politik. Dengan jadwal pemilu pada Januari 2027, pemerintah melalui Komisi Penyiaran Nasional (NBC) memastikan media elektronik bekerja secara profesional, netral, dan bertanggung jawab.
