Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi. (x.com/ModJapan_en)
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menegaskan bahwa pemulihan fungsi satelit secara cepat merupakan kebutuhan penting bagi keamanan nasional, terutama dalam situasi darurat. Dalam konferensi pers pada 9 Oktober, ia menyatakan bahwa Jepang harus memiliki kemampuan untuk segera memulihkan layanan apabila sejumlah satelit yang digunakan mengalami gangguan atau tidak lagi beroperasi.
Kekhawatiran tersebut meningkat seiring peringatan para ahli mengenai China dan Rusia yang kini tengah mengembangkan teknologi 'satelit pembunuh'. Teknologi tersebut dirancang khusus, guna menyerang dan melumpuhkan konstelasi satelit negara lain.
Asahi Shimbun melaporkan, Jepang sendiri mengoperasikan satelit komunikasi untuk mendukung komando dan kendali militer, penentuan posisi yang akurat, serta mengembangkan konstelasi satelit kecil. Upaya ini bertujuan mendeteksi dan memantau target. Negara ini juga merencanakan peluncuran satelit Space Domain Awareness (SDA) untuk mengawasi objek dan aktivitas di luar angkasa secara real-time.