Jakarta, IDN Times - Otoritas Republik Demokratik Kongo (DRC), pada Selasa (11/8/2026), melaporkan bahwa wabah Ebola yang melanda negara tersebut telah menewaskan 2.011 orang dari total 4.381 kasus yang terkonfirmasi. Data menunjukkan bahwa sekitar 1.000 kematian terjadi dalam 3 pekan terakhir.
Dengan jumlah tersebut, wabah ini menjadi wabah Ebola yang paling berkembang cepat yang pernah tercatat di DRC. Selain itu, wabah kali ini juga menjadi yang terbesar kedua dalam sejarah setelah wabah di Afrika Barat pada 2014-2016, yang menewaskan 11.310 orang.
