Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Suasana kota Seoul. (IDN Times/Sonya Michaella)

Jakarta, IDN Times - KBRI Seoul mengimbau agar para Warga Negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan (Korsel) untuk menjaga kerukunan menjelang pelaksanaan pemilihan umum 2024.

“Kita selalu berusaha untuk selalu mengimbau dan terus melakukan sosialisasi kepada semua unsur masyarakat yang ada di Korsel untuk menjaga kekompakan dan kerukunan sesama WNI,” kata Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Seoul, Teuku Zulkaryadi, dalam jumpa pers daring KBRI Seoul, Rabu (31/1/2024).

KBRI Seoul juga sempat mengundang berbagai organisasi masyrakat dan komunitas serta perwakilan beberapa partai politik yang ada di Korsel untuk mengajak mereka menjaga suasana pemilu.

1. Tidak ada perbedaan antara WNI

Suasana jumpa pers di KBRI Seoul. (dok. KBRI Seoul)

Menurut Zulkaryadi, tidak ada perbedaan yang mencolok antarWNI di Korsel, menjelang pesta demokrasi Indonesia ini.

“Mungkin beberapa ada perbedaan antara mereka, tapi tidak pernah sampai ke tahap seirus. Jadi perbedaan pendapat ini hal yang biasa,” ucap dia.

2. Pemilu Indonesia di Korsel akan digelar 10 Februari 2024

Tiga capres yang berlaga di pemilu 2024. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dikutip dari ANTARA, sebanyak 26.850 WNI di Korsel akan mencoblos pada 10 Februari 2024, dengan rincian 10.350 orang yang akan melakukan pemungutan suara melalui pos dan 16.510 orang akan mencoblos di 29 TPS yang tersebar di 21 kota.

Adapun kota-kota yang didirikan TPS pemilu Indonesia adalah Seoul, Ansan, Busan, Daegu, Daejeon, Gumi, Gimpo, Gimhae, Changwon, Gwangju, Incheon, Jeju, Pyeongtaek, Eumsong, Ulsan, Cheonan, Hwaseong, Suwon, Uijeongbu, Yongin dan Tongyeong.

3. Berkoordinasi dengan kepolisian setempat

Wakil Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Zelda Wulan Kartika. (IDN Times/Sonya Michaella)

Selain itu, Zulkaryadi mengungkapkan bahwa KBRI Seoul dan PPLN Seoul sudah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk menjaga suasana tetap aman di hari pencoblosan.

Ia menambahkan, sebagian besar WNI yang tinggal di Korsel adalah pekerja migran, yang lebih mengutamakan kekompakan dan saling membantu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article