Jakarta, IDN Times - Australia dan Indonesia menggelar latihan gabungan militer Keris Woomera 2026 yang melibatkan sekitar 2.235 personel dari kedua negara. Latihan yang berlangsung pada 12-20 Oktober 2026 ini menjadi kegiatan latihan militer luar negeri terbesar Australian Defence Force (ADF) sepanjang tahun.
Latihan bilateral tersebut resmi dibuka melalui upacara di Pelabuhan Banyuwangi, Jawa Timur. Sebanyak 1.000 personel ADF dan 1.235 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) terlibat dalam rangkaian latihan yang mencakup operasi amfibi, latihan tembak langsung, dan integrasi operasi maritim.
Komandan Operasi Gabungan Australia, Vice Admiral Justin Jones AO, CSC RAN, mengatakan Keris Woomera menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan keamanan dan meningkatkan kemampuan bekerja bersama dalam operasi militer.
“Indonesia merupakan mitra penting dan langgeng bagi Australia. Karena itu, sangat berarti bagi kami untuk melaksanakan kegiatan latihan luar negeri terbesar tahun ini bersama TNI,” ujar Jones dalam pernyataan Australian Defence Force, Senin (19/10/2026).
Latihan Keris Woomera pertama kali digelar pada 2024 dan dirancang sebagai kegiatan bilateral yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Melalui latihan ini, Australia dan Indonesia berupaya memperkuat interoperabilitas atau kemampuan pasukan kedua negara untuk bekerja bersama, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
