Jakarta, IDN Times - Tim penyelamat dari berbagai negara mulai berdatangan ke Venezuela untuk membantu pencarian korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan setelah dua gempa bumi kuat mengguncang negara itu pada Rabu (24/6/2026). Hingga Jumat (26/6/2026), jumlah korban tewas dilaporkan meningkat menjadi sedikitnya 235 orang.
Selain korban meninggal, Menteri Kesehatan Venezuela Carlos Alvarado mengatakan sekitar 4.300 orang mengalami luka-luka. Rumah sakit di sejumlah wilayah juga dilaporkan penuh oleh pasien, sementara ratusan orang lainnya diyakini masih tertimbun reruntuhan.
Negara-negara di kawasan Amerika seperti Brasil, Kanada, Meksiko, Kolombia, El Salvador, Kuba, dan Amerika Serikat telah mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan serta bantuan kemanusiaan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga ikut mengoordinasikan bantuan bagi para korban.
“Kepada rakyat Venezuela, kepada mereka yang orang-orang tercintanya masih berada di bawah reruntuhan, ketahuilah bahwa kami bertekad memastikan bantuan dapat sampai kepada Anda,” kata Kepala Badan Kemanusiaan PBB Tom Fletcher, dikutip dari Al Jazeera.
