Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gempa M 7,5 Venezuela Uji Komitmen AS Pasca-Gulingkan Maduro

Gempa M 7,5 Venezuela Uji Komitmen AS Pasca-Gulingkan Maduro
potret bendera Venezuela (pexels.com/Alex Dos Santos)
Intinya Sih
  • Gempa berkekuatan M 7,5 mengguncang Venezuela dan menimbulkan kerusakan luas di tengah hubungan baru negara itu dengan Amerika Serikat pasca-penggulingan Nicolás Maduro.
  • Pemerintahan Trump segera menawarkan bantuan, mengerahkan tim penyelamat dari berbagai wilayah AS, serta berkoordinasi langsung dengan Presiden sementara Delcy Rodríguez untuk penanganan bencana.
  • Kerusakan infrastruktur termasuk bandara membuat AS menyiapkan dukungan militer dan logistik besar-besaran, sambil memastikan keselamatan warga negaranya di Venezuela.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) tidak hanya memicu operasi penyelamatan besar-besaran, tetapi juga menjadi ujian bagi komitmen Amerika Serikat terhadap negara Amerika Selatan tersebut.

Bencana yang menyebabkan kerusakan luas, terutama di ibu kota, terjadi di tengah hubungan baru antara Washington dan Caracas setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengklaim berhasil menggulingkan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro pada Januari lalu.

Sejak perubahan politik itu, pemerintahan Trump berulang kali menegaskan dukungannya terhadap pemerintahan sementara yang kini dipimpin Delcy Rodríguez. Washington bahkan menyebut telah menyiapkan peta jalan yang mencakup stabilisasi, pemulihan, dan transisi bagi Venezuela.

Kini, ketika Venezuela menghadapi salah satu bencana alam terbesar dalam beberapa tahun terakhir, perhatian tertuju pada seberapa besar bantuan yang benar-benar akan diberikan Amerika Serikat.

1. Trump sebut Venezuela berjalan dengan baik

Gempa M 7,5 Venezuela Uji Komitmen AS Pasca-Gulingkan Maduro
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jumpa pers terkait serangan dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Sabtu (3/1/2026). (Youtube/The White House)

Sehari sebelum gempa terjadi, Trump masih menyampaikan optimisme mengenai kondisi Venezuela dalam sebuah rapat umum di Pennsylvania. Menurut Trump, situasi di negara tersebut mengalami perbaikan sejak perubahan pemerintahan yang didukung Washington.

“Kita berjalan dengan baik. Orang-orang yang menjalankannya adalah orang-orang kita, mereka orang-orang hebat. Dan orang-orang di negara itu bahagia. Mereka tersenyum. Mereka sebelumnya sengsara, mereka kelaparan,” kata Trump, dikutip dari CNN, Kamis (25/6/2026).

Ia juga menyinggung hubungan ekonomi antara kedua negara, khususnya di sektor energi. “Sekarang kita menghasilkan banyak uang dengan Venezuela dan Venezuela sedang berkembang pesat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah kondisi Venezuela yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari inflasi tinggi, rendahnya tingkat upah, hingga persoalan kemanusiaan yang masih berlangsung.

Gempa yang mengguncang negara itu diperkirakan akan menambah tekanan terhadap kondisi ekonomi dan sosial yang sudah rapuh.

2. AS kerahkan tim penyelamat dan aset militer

5a18cfbf-395d-44ea-a4e2-c1855ee18a93.jpeg
Warga diselamatkan dari bangunan rusak akibat gempa Venezuela. (AFP/Juan Barreto)

Tidak lama setelah gempa terjadi, Trump menyatakan Amerika Serikat siap memberikan bantuan kepada Venezuela. Dalam unggahan di platform Truth Social, ia mengatakan, pemerintahannya telah menginstruksikan seluruh lembaga terkait untuk bergerak cepat.

“Saya telah menginstruksikan semua lembaga pemerintah kita untuk bersiap bergerak cepat,” tulis Trump.

“Kita akan ada di sana untuk teman-teman baru dan hebat kita,” lanjutnya.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian mengonfirmasi Washington telah berkomunikasi langsung dengan Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez terkait penanganan dampak bencana. Rubio mengatakan, tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai wilayah di Amerika Serikat telah disiapkan untuk membantu operasi di lapangan.

“Kami sudah mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan dari Fairfax County, Virginia, dan Los Angeles. Akan ada tim lain yang kami tambahkan,” kata Rubio kepada wartawan.

Menurut dia, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah upaya pencarian dan penyelamatan korban.

“Itu kebutuhan paling mendesak mereka saat ini, yaitu upaya pencarian dan penyelamatan,” ujarnya.

3. Bandara rusak, AS siapkan respons pemerintah secara menyeluruh

bendera Venezuela
bendera Venezuela (pexels.com/Altamart)

Rubio mengungkapkan, kerusakan akibat gempa juga terjadi pada infrastruktur penting, termasuk bandara di Venezuela. Karena kondisi tersebut, Departemen Pertahanan Amerika Serikat akan mengerahkan sejumlah aset untuk mendukung operasi kemanusiaan dan logistik.

“Dengan kondisi bandara yang mengalami kerusakan parah, Departemen Pertahanan akan mengerahkan aset ke sana,” kata Rubio.

Selain itu, pemerintah AS juga akan membantu menyediakan citra udara guna menilai tingkat kerusakan, khususnya di wilayah pesisir yang terdampak gempa.

“Kami memiliki respons yang melibatkan seluruh pemerintah. Respons ini akan besar, cepat, dan efektif,” ujarnya.

Rubio juga menyebut sejumlah negara telah menawarkan bantuan kepada Venezuela, termasuk Qatar, El Salvador, dan Chile. Di sisi lain, pemerintah AS memastikan seluruh personel dan warga negaranya yang berada di Venezuela telah terdata.

“Kami mengetahui ada warga negara Amerika yang berada di Venezuela saat ini, sehingga kami juga telah menjalankan prosedur normal agar mereka dapat berkomunikasi dengan kami apabila membutuhkan bantuan,” kata Rubio.

Hingga kini, otoritas Venezuela masih melakukan pendataan kerusakan dan korban akibat gempa. Sementara itu, besarnya bantuan yang akan diberikan Washington dipandang menjadi salah satu faktor penting dalam proses pemulihan negara tersebut pascabencana.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More