Kolombia Tetapkan Keadaan Darurat usai Gempa Bumi M 7,4

- Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan keadaan darurat setelah gempa magnitudo 7,4 melanda Kolombia; ia akan mengunjungi Palmar, sementara pemerintah mengoordinasikan penyelamatan dan penanganan dampak.
- Hingga pukul 12.30 waktu setempat, gempa menewaskan 111 orang dan melukai 87 orang. Sebanyak 1.575 rumah rusak, 61 bangunan roboh, serta fasilitas kesehatan dan sekolah terdampak.
- Gempa pukul 7.34 pagi menjadi yang terbesar di Kolombia dalam satu dekade, diikuti dua susulan. Sedikitnya 20 kota rusak dan penerbangan di beberapa bandara sementara dihentikan.
Jakarta, IDN Times - Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, pada Senin (10/8/2026), mendeklarasikan keadaan darurat di negaranya usai diterjang gempa bumi magnitudo 7,4. Presiden yang baru dilantik itu rencananya akan berkunjung ke Palmar, area yang paling terdampak.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Kolombia, Rodrigo Lara akan mengoordinasikan operasi penyelamatan. Sedangkan Menteri Transportasi Kolombia, Elsa Noguera akan dikirim ke Valle del Cauca dan Cali untuk menangani dampak gempa.
1. Korban tewas menembus 111 orang

Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella. (Abelardo de la Espriella, CC0, via Wikimedia Commons) De la Espriella mengungkapkan bahwa gempa besar di Kolombia telah menewaskan 111 orang hingga pukul 12.30 waktu setempat. Selain itu, sebanyak 87 orang terluka imbas bencana kali ini.
Dilansir EFE, presiden Kolombia itu mengumumkan, sebanyak 1.575 rumah rusak dan 37 di antaranya hancur, 61 bangunan roboh. Sementara, 18 pusat kesehatan dan 52 sekolah rusak akibat terjangan gempa bumi magnitudo 7,4.
“Prioritas utama kami menyelamatkan warga yang terjebak dalam reruntuhan bangunan,” terangnya.
2. Eks presiden Kolombia akan ikut bantu tangani dampak gempa bumi

Mantan Presiden Kolombia, Gustavo Petro. (Fotografía oficial de la Presidencia de Colombia, Public domain, via Wikimedia Commons) Mantan Presiden Kolombia, Gustavo Petro mengatakan bahwa partainya, Historical Pact, beserta pendukungnya akan mengkoordinasikan bantuan kepada korban gempa. Ia mengucapkan solidaritas kepada seluruh warga di area terdampak.
Petro juga mendesak pemerintah baru Kolombia untuk segera merespons pencarian korban dan membantu proses evakuasi. Selain itu, menyediakan akomodasi sementara, makanan, minuman, dan mendukung keluarga terdampak gempa bumi.
3. Gempa terbesar di Kolombia dalam 10 tahun terakhir

Ilustrasi bendera Kolombia. (Santiago Quintero, CC BY 3.0 , via Wikimedia Commons) Badan Geologi Kolombia mengatakan bahwa gempa bumi kali ini terjadi pada pukul 7.34 pagi dan menjadi yang terbesar di Kolombia dalam 1 dekade terakhir. Bencana besar ini disusul oleh dua gempa susulan dengan magnitudo 2,8 dan 4,8.
Dilansir Euronews, aktivitas penerbangan sementara ditangguhkan di beberapa bandara, seperti Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago Buenaventura, dan Pereira. Lara mengatakan bahwa setidaknya ada 20 kota yang terdampak kerusakan imbas gempa kali ini.
Pada 1999, sudah terjadi gempa besar di Armenia dengan magnitudo 6,2. Bencana besar itu mengakibatkan tewasnya lebih dari 1.100 orang.




















