Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Italia, Antonio Tajani menyerukan agar Spanyol ditangguhkan sementara dalam Schengen pada Kamis (30/7/2026). Usulan ini menyusul masuknya ratusan migran asal Maroko di wilayah terluar Spanyol, Ceuta.
Pada 2021, krisis migrasi sudah terjadi di Ceuta ketika sekitar 8 ribu warga Maroko masuk ke wilayah tersebut. Situasi itu disebabkan oleh ketegangan antara Maroko dan Spanyol usai bersedia menampung pemimpin Front Polisario, Brahim Ghali.
