Apa Itu Schengen Borders Code yang Dipakai Italia Terhadap Spanyol?

- Italia menangguhkan sementara kebebasan bergerak Schengen dengan Spanyol berdasarkan SBC, yang mengizinkan kontrol perbatasan internal saat ada ancaman serius terhadap ketertiban umum atau keamanan.
- Pengendalian wajib menjadi langkah terakhir, proporsional, dan dibatasi sesuai ancaman; pelaksanaannya dipantau serta dilaporkan kepada Komisi Eropa, Parlemen Eropa, Dewan, dan negara anggota lain.
- Untuk ancaman mendadak, kontrol maksimal tiga bulan; ancaman terduga dapat hingga tiga tahun dalam kondisi luar biasa. Darurat kesehatan dan gangguan Schengen juga memungkinkan kontrol terbatas.
Jakarta, IDN Times - Keputusan Italia menangguhkan sementara kebebasan bergerak Schengen dengan Spanyol mengacu pada ketentuan dalam Kode Perbatasan Schengen (Schengen Borders Code/SBC).
Dilansir European Commission, aturan tersebut memberi kewenangan kepada negara anggota untuk kembali memberlakukan pengendalian di seluruh atau sebagian perbatasan internal apabila muncul ancaman serius terhadap ketertiban umum atau keamanan dalam negeri.
Namun, kebijakan itu tidak bisa diterapkan secara sembarangan. Pengendalian perbatasan internal hanya dapat digunakan sebagai langkah terakhir dalam kondisi luar biasa. Pelaksanaannya juga harus mempertimbangkan kebutuhan dan dilakukan secara proporsional.
SBC juga membatasi lama pemberlakuan pengendalian tersebut. Durasinya bergantung pada dasar hukum yang digunakan oleh negara anggota. Ruang lingkup maupun jangka waktunya harus dibatasi seminimal mungkin sesuai tingkat ancaman yang dihadapi.
Meski menjadi kewenangan masing-masing negara anggota, penerapan kembali pengendalian perbatasan tetap berada di bawah mekanisme pemantauan dan pelaporan kepada Komisi Eropa. Dalam kondisi tertentu, Komisi juga dapat memberikan penilaian mengenai perlunya langkah tersebut serta apakah pelaksanaannya sudah proporsional.
1. Ancaman yang muncul tanpa diduga

SBC mengatur mekanisme khusus apabila ancaman serius muncul secara tiba-tiba dan memerlukan tindakan segera. Dalam kondisi luar biasa, negara anggota dapat langsung memberlakukan kembali pengendalian di perbatasan internal selama paling lama satu bulan tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Meski demikian, negara tersebut tetap wajib segera memberi tahu Parlemen Eropa, Dewan, Komisi Eropa, serta anggota lainnya pada saat kebijakan mulai diberlakukan.
Apabila ancaman masih berlangsung, pengendalian dapat diperpanjang. Namun, total masa berlakunya tidak boleh melebihi tiga bulan.
2. Ancaman yang sudah dapat diperkirakan

Untuk ancaman yang sudah diperkirakan sebelumnya, seperti penyelenggaraan acara olahraga berskala besar, aturan SBC menetapkan masa awal pengendalian perbatasan paling lama enam bulan.
Apabila masih diperlukan, pengendalian dapat diperpanjang beberapa kali, dengan setiap perpanjangan berlaku hingga enam bulan. Total durasinya dibatasi maksimal dua tahun.
Negara anggota juga wajib menyampaikan pemberitahuan kepada Parlemen Eropa, Dewan, Komisi Eropa, dan negara anggota lainnya paling lambat empat minggu sebelum pengendalian diberlakukan atau diperpanjang. Jika keadaan berkembang dalam waktu singkat, pemberitahuan harus diberikan sesegera mungkin.
Setelah pengendalian berlangsung selama enam bulan, setiap usulan perpanjangan harus disertai penilaian risiko yang menjelaskan kebijakan tersebut masih bersifat sementara dan tetap menjadi pilihan terakhir.
Selain itu, laporan pelaksanaan wajib disampaikan setelah pengendalian dicabut atau ketika kebijakan telah berlangsung selama 12 bulan.
Dalam keadaan luar biasa, pengendalian dapat diperpanjang melewati batas dua tahun untuk tambahan enam bulan. Jika ancaman masih belum dapat diatasi dan langkah lain belum memadai, perpanjangan terakhir selama enam bulan masih dimungkinkan sehingga total durasi menjadi tiga tahun.
3. Keadaan darurat kesehatan masyarakat

SBC juga mengatur kondisi ketika keadaan darurat kesehatan masyarakat berskala besar mengganggu keseluruhan fungsi Kawasan Schengen.
Dalam situasi tersebut, Dewan Uni Eropa dapat memberikan kewenangan kepada negara-negara anggota untuk kembali menerapkan pengendalian perbatasan internal berdasarkan usulan Komisi Eropa.
Kewenangan itu berlaku hingga enam bulan dan dapat diperpanjang setiap enam bulan selama keadaan darurat kesehatan masyarakat masih berlangsung.
4. Ancaman terhadap fungsi Kawasan Schengen

Pengendalian perbatasan internal juga dapat diterapkan ketika keseluruhan fungsi Kawasan Schengen terancam akibat kekurangan serius yang berlangsung terus-menerus dalam pengawasan perbatasan eksternal.
Dalam kondisi tersebut, Dewan Uni Eropa dapat merekomendasikan kepada satu atau lebih negara anggota untuk memberlakukan kembali pengendalian di seluruh atau sebagian perbatasan internal berdasarkan usulan Komisi Eropa.
Masa berlakunya dibatasi hingga enam bulan dan dapat diperpanjang paling banyak tiga kali selama keadaan luar biasa masih berlangsung, dengan total durasi maksimum dua tahun.
SBC menegaskan rekomendasi tersebut hanya dapat diberikan sebagai langkah terakhir untuk melindungi kepentingan bersama di Kawasan Schengen apabila langkah-langkah lain tidak lagi mampu mengatasi ancaman yang dihadapi.


















