Jakarta, IDN Times - Seorang pria berusia 28 tahun yang merupakan mantan guru pengganti mulai diadili di Pengadilan Distrik Pirkanmaa, Tampere, Finlandia, Senin (7/9/2026). Pria tersebut menghadapi dakwaan berlapis atas dugaan tindak pidana pelecehan seksual anak, pelecehan seksual anak yang diperberat, serta penyebaran materi seksual anak yang diperberat terhadap 361 anak laki-laki di berbagai penjuru negara.
Perkara ini tercatat sebagai salah satu kasus kejahatan seksual anak terbesar di Finlandia yang diduga dilakukan secara online melalui media sosial Snapchat pada rentang tahun 2019 hingga 2022. Otoritas penuntutan umum memproses ratusan dakwaan tersebut setelah aparat kepolisian mengungkap ribuan berkas bukti digital dari gawai milik terdakwa.
