Jakarta, IDN Times - Penyelidikan intensif tengah dilakukan otoritas satwa liar Kenya menyusul kematian misterius 15 gajah di kawasan Taman Nasional Amboseli dalam sebulan terakhir. Kenya Wildlife Service (KWS) mengonfirmasi bahwa 10 gajah sempat mengalami kelumpuhan sebagian sebelum akhirnya mati dalam kurun dua hari.
Sementara itu, lima bangkai lainnya sudah terlalu membusuk dan rusak akibat hewan pemakan bangkai sehingga penyebab kematiannya sulit diidentifikasi. Mayoritas gajah yang menjadi korban merupakan betina beserta anaknya, dengan hanya satu gajah jantan.
Lokasi kematian beruntun ini terdeteksi di area Suaka Kimana dan Ranch Kuku yang mengelilingi kawasan taman nasional. Langkah penanganan cepat diambil mengingat Kenya memiliki rekam jejak kasus kematian gajah akibat peracunan, yang umumnya dipicu oleh maraknya perburuan liar maupun konflik antara warga setempat dan satwa liar, seperti dilaporkan The Independent.
