Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut Inggris sebagai “Negara Republik Islam”. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah podcast pada Kamis (13/8/2026) bersama NVP, rumah produksi yang dikontrak oleh Netanyahu menjelang pemilihan umum Israel pada 27 Oktober 2026 mendatang.
“Mereka datang ke sini dan meliput perang enam hari dengan cara yang sangat positif bagi kami. Cobalah temukan hal itu di Inggris saat ini yang disebut 'Republik Islam Britania',” ujar Netanyahu, seperti dikutip Times of Israel.
