Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran dikabarkan ingin tetap menguasai dan mengontrol Selat Hormuz secara penuh untuk selamanya. Keinginan tersebut disampaikan oleh dua sumber internal Iran yang tidak disebut namanya pada Rabu (1/7/2026).
Dalam kesepakatan damai dengan Amerika Serikat yang diraih pada 14 Juni lalu, Iran sebetulnya sudah bersedia melepas kontrol Selat Hormuz selama 60 hari. Selama itu, negara Islam Syiah tersebut akan mengizinkan kapal-kapal untuk berlayar di Selat Hormuz dengan bebas dan aman. Namun, setelah 60 hari, Iran bakal kembali mengontrol Selat Hormuz secara penuh.
