Jakarta, IDN Times - Pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam aksi kekerasan terhadap demonstran pelajar dan penangkapan massal di Prancis, Rabu (28/10/2026). Para ahli hak asasi manusia tersebut menyuarakan peringatan keras atas pengerahan kekuatan berlebihan oleh otoritas keamanan dalam membubarkan unjuk rasa pelajar di berbagai wilayah Prancis.
Aksi protes yang bermula di kalangan siswa sekolah menengah atas sejak pertengahan September 2026 itu kini telah meluas hingga ke universitas. Para pelajar menuntut pembenahan fasilitas pendidikan, perbaikan jadwal belajar, serta kesetaraan akses pendidikan sebelum unjuk rasa meluas ke persoalan biaya hidup.
