Jakarta, IDN Times - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyuarakan keprihatinan atas dugaan perlakuan kasar dan merendahkan terhadap para aktivis kemanusiaan yang ditahan Israel setelah armada bantuan Global Sumud menuju Gaza dicegat di perairan internasional.
Sorotan PBB menguat setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengunggah video yang memperlihatkan dirinya mengejek para aktivis pro-Palestina yang ditahan. Dalam video itu, para tahanan terlihat diikat menggunakan kabel ties dan dipaksa berlutut.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan lembaganya sangat prihatin terhadap laporan tersebut. “Kami sangat prihatin dengan laporan-laporan ini,” kata Dujarric dalam konferensi pers harian PBB, dilansir dari Anadolu, Minggu (24/5/2026).
“Pertama-tama, dari orang-orang yang ditahan, tetapi siapa pun hanya perlu melihat video yang diposting seorang menteri Israel, yang menunjukkan perlakuan merendahkan terhadap orang-orang yang ditahan dari flotilla tersebut,” lanjutnya.
PBB juga mendesak agar para aktivis yang masih ditahan segera dibebaskan dan dipulangkan ke negara masing-masing.
