Cerita Chiki Fawzi Ikut Misi Global Sumud Flotilla ke Gaza: Kondisi di Kapal Sulit

- Chiki Fawzi menjadi relawan Global Sumud Flotilla yang berlayar dari Barcelona membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza di tengah penangkapan sejumlah relawan oleh militer Israel.
- Sebelum berangkat, para relawan mendapat pelatihan non-violent sailing dan ditekankan bahwa misi ini murni kemanusiaan tanpa unsur kekerasan atau perlawanan bersenjata.
- Kapal GSF membawa kebutuhan pokok seperti susu bayi, pembalut, dan makanan untuk disalurkan melalui NGO di Gaza, meski salah satu kapal sempat bocor dan gagal melanjutkan perjalanan.
Jakarta, IDN Times - Aktivis sekaligus seniman, Marsha Chikita Fawzi atau akrab disapa Chiki Fawzi, membagikan pengalamannya sebagai salah satu relawan Global Sumud Flotilla (GSF) yang berlayar menuju Gaza dengan membawa berbagai bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina.
Hal itu ia ceritakan di tengah sorotan terhadap penangkapan sejumlah relawan GSF, termasuk di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI), oleh militer Israel di perairan internasional dekat Siprus dan Mediterania Timur.
1. Chiki daftar relawan sejak tahun lalu

Chiki mengaku sudah mendaftar menjadi relawan Global Sumud Flotilla sejak tahun lalu saat berada di Tunisia. Tahun ini, ia kembali mendaftar dan akhirnya terpilih ikut pelayaran dari Barcelona.
“Alhamdulillah kepilih untuk berlayar dari Barcelona,” kata Chiki saat diwawancarai IDN Times melalui sambungan telepon, Rabu (20/05/2026).
2. Relawan mendapat briefing sebelum berangkat

Chiki menjelaskan, setiap relawan mendapatkan briefing di setiap etape perjalanan, mulai dari Barcelona, Italia, hingga Turki. Salah satu fokus utama pelatihan adalah prinsip non-violent sailing atau pelayaran tanpa kekerasan.
“Ada pemantapan persiapan non-violent sailing dan lain sebagainya. Jadi emang kita dimantepin dulu sebelum kita berangkat,” ujarnya.
Menurutnya, para relawan juga diingatkan bahwa misi tersebut murni bertujuan kemanusiaan, bukan untuk tindakan militer ataupun perlawanan bersenjata.
“Pelayaran ini adalah pelayaran tanpa kekerasan yang membawa humanitarian aid dan untuk membuka koridor kemanusiaan di Jalur Gaza yang diblokade secara ilegal oleh Israel,” kata dia.
3. Kapal membawa bantuan kebutuhan pokok untuk Gaza

Chiki mengatakan, kapal GSF membawa berbagai kebutuhan dasar untuk masyarakat Gaza, mulai dari pembalut, susu bayi, hingga makanan, seperti kacang-kacangan dan lain-lain.
“Tapi kebutuhan pokok mereka,” ucapnya.
Nantinya, kebutuhan pokok tersebut akan disalurkan melalui Non-Governmental Organization (NGO) yang sudah menunggu di Gaza.
“Jadi rencananya kalau sudah sampai sana, ada NGO di Gaza yang sudah menunggu untuk membantu penyaluran,” ungkap Chiki.
4. Persiapan kapal sebelum berangkat dari Barcelona

Sebelumnya, Chiki pernah membagikan momen persiapan kapal dalam misi GSF melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya sehari sebelum rombongan kapal GSF berlayar dari Barcelona.
Dalam video tersebut, terlihat suasana persiapan kapal yang akan digunakan untuk membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
“Kita sedang mempersiapkan ini semua di pelabuhan, bismillah Indonesia akan ada tiga kapal,” ungkapnya dalam video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Sabtu 11 April 2026.
5. Cerita Chiki saat berlayar di kapal

Ia juga sempat menceritakan kondisi hidup di kapal yang menurutnya tidak mudah. Para relawan harus bertahan dengan keterbatasan air bersih dan terus menghadapi ombak selama perjalanan laut.
“Selalu terombang-ambing, kita harus terbiasa dengan goyangan itu. Terus ya berhadapan dengan seasick, jadi muntah. Habis itu jadi beradaptasi, hidup dengan selalu saltwater, air asin, mau wudhu pakai saltwater, mandi lap-lap dikit pakai saltwater,” kata Chiki.
Ia juga mengungkap bahwa ia belum pernah mengalami intersepsi oleh militer Israel. Namun, kapal yang sebelumnya ia naiki sempat diintersepsi setelah dirinya turun dari kapal tersebut untuk membantu persiapan keberangkatan delegasi Indonesia di Turki.
"Kalau saya tuh belum ada pengalaman di intersepsi. Kapal yang saya naikin Saf Saf di intersepsi ketika abis saya turun," ungkapnya
6. Chiki tak bisa lanjutkan pelayaran ke Gaza

Tahun ini, Chiki tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Gaza. Karena di tengah perjalanan, kapal yang ditumpanginya mengalami kebocoran mesin hingga nyaris tenggelam. Namun, Chiki menegaskan bantuan kemanusiaan belum dimasukkan ke kapal tersebut saat insiden terjadi.
“Kapalnya bocor, jadi ada semacam engine yang terjadi sesuatu terus bolong besar, jadi tenggelamnya tuh cepet setengah lebih gitu jadi kayak kapal selam,” ungkapnya.


















