Jakarta, IDN Times - Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperingatkan peningkatan kasus perdagangan manusia yang terhubung dengan kompleks penipuan siber di Asia Tenggara, pada Selasa (28/7/2026). Ribuan orang dari puluhan negara dilaporkan menjadi korban modus lowongan kerja palsu sebelum dipaksa bekerja untuk sindikat kejahatan.
IOM mendesak pemerintah di berbagai negara untuk memperkuat kerja sama penegakan hukum, perlindungan korban, dan pencegahan kejahatan. Perkembangan teknologi digital dinilai semakin memperluas jangkauan sindikat lintas negara ini.
