James Boyard, Direktur Kabinet Kementerian Pertahanan sekaligus Inspektur Jenderal Kepolisian Nasional Haiti, diculik di jalan raya antara Distrik Bourdon dan Lalue. Ia dicegat oleh sekelompok pria bersenjata saat melintas di dalam kendaraannya.
Distrik Bourdon sendiri selama ini mendapat pengawasan ketat dan dianggap sebagai area yang relatif aman. Selain Boyard, kelompok bersenjata tersebut juga turut menculik istri dan anak perempuannya yang baru berusia enam tahun.
Anak perempuan korban diketahui memiliki kewarganegaraan ganda, termasuk kewarganegaraan Amerika Serikat. Mengingat tingginya jabatan korban, pihak berwenang meyakini aksi penculikan ini telah direncanakan secara matang.
"Seseorang dengan pangkat seperti ini jelas memiliki tim pengamanan yang ketat," ujar analis di International Crisis Group, Diego Da Rin, dilansir The Independent.
Terdapat dugaan kuat mengenai adanya kebocoran informasi dari pihak internal di lingkaran pengamanan korban.