Jakarta, IDN Times - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mendorong konsep brain circulationsebagai bagian dari transformasi penempatan pekerja migran Indonesia. Konsep tersebut diharapkan mampu menghasilkan talenta global yang membawa pulang pengalaman dan kompetensi internasional untuk mendukung pembangunan nasional.
Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan pekerja migran Indonesia tidak hanya diposisikan sebagai penyumbang devisa melalui remitansi, tetapi juga sebagai sumber daya manusia yang dapat mentransfer pengetahuan dan keterampilan setelah kembali ke Tanah Air.
“Asta Mandala SMK Go Global bukan sekadar kerangka penyelenggaraan program. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjadikan penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki daya saing global. Inilah yang kami sebut sebagai brain circulation,” ujar Mukhtarudin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
