ilustrasi mobil polisi (pexels.com/Eric Mclean)
Sejumlah petugas yang tiba di lokasi langsung mengepung Cisneros di Seventh Avenue, tepatnya di antara West 42nd dan West 43rd Street. Ketegangan sempat berlangsung selama empat menit lantaran pelaku terus membangkang saat diminta menjatuhkan senjata tajamnya.
Tisch membeberkan gertakan serta ancaman mengerikan yang dilontarkan Cisneros kepada dua personel polisi di tengah konfrontasi tersebut.
“Selama pertemuan itu, dia berkata kepada para petugas, ‘Saya tidak akan menjatuhkan apa pun. Saya lebih suka membunuh kalian berdua.’ Dia mengulangi, ‘Saya akan membunuh kalian,’” kata Tisch, dikutip CBS News.
Aparat sempat melepaskan tembakan Taser ke arah Cisneros yang mengenakan baju berwarna peach, namun alat penyengat itu gagal menghentikan langkahnya hingga dua polisi terpaksa melepas tembakan mematikan. Wali Kota Zohran Mamdani memastikan rekaman kamera tubuh (body-worn camera) milik petugas saat peristiwa penembakan terjadi bakal dibuka transparan kepada publik.
Saksi mata bernama Jorge Disla turut menceritakan detik-detik mencekam saat aparat kepolisian menyudutkan pelaku di tempat kejadian perkara.
“Ketika saya melihat polisi berlari di sekitar sudut, saya melihat apa yang sedang terjadi, apa situasi sebenarnya. Situasinya adalah seorang wanita Hispanik dengan dua pisau di tangannya mencoba bergerak maju dan polisi berkata, ‘Jatuhkan itu,’” kata Disla.