Jakarta, IDN Times - Tidak bisa dipungkiri, perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang terjadi sejak 28 Februari lalu tidak hanya berdampak pada kedua negara saja, tetapi juga berdampak pada negara-negara lain di seluruh dunia. Imbas perang ini, Iran memblokade Selat Hormuz sehingga memicu harga minyak global naik. Kenaikan harga minyak global ini lantas membuat harga bahan pokok juga naik.
Salah satu negara yang terdampak perang antara AS dan Iran adalah Kamboja. Kamboja sebetulnya bukan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang terdampak perang antara Washington dan Teheran. Indonesia yang terletak di Asia Tenggara juga ikut terdampak. Namun, Kamboja tampaknya menjadi negara yang paling terdampak. Sebab, ada banyak anak di Kamboja yang kini jadi sulit sekolah karena perang AS dan Iran.
