Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Di Markas ASEAN Jakarta, PM Thailand Ajak Kamboja Pulihkan Hubungan

Di Markas ASEAN Jakarta, PM Thailand Ajak Kamboja Pulihkan Hubungan
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan policy speech di Sekretariat ASEAN. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • PM Thailand Anutin Charnvirakul mengajak Kamboja memulihkan kepercayaan lewat dialog bilateral dan penyelesaian damai sesuai hukum internasional dalam pidatonya di Jakarta.
  • Anutin menyebut kesepakatan dialog lebih intensif dengan PM Kamboja di Cebu, namun menilai langkah compulsory conciliation yang diajukan Kamboja bertentangan dengan kesepakatan itu.
  • Thailand menyatakan siap membuka lembaran baru sambil menjaga persatuan ASEAN; kedua negara masih memegang gencatan senjata, meski ketegangan perbatasan tetap terasa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengajak Kamboja membangun kembali kepercayaan melalui dialog bilateral serta penyelesaian perbedaan secara damai sesuai hukum internasional demi menjaga persatuan ASEAN.

Dalam policy speech mengenai masa depan ASEAN di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Selasa (4/8/2026), Anutin mengatakan, setiap perselisihan di antara negara anggota ASEAN harus diselesaikan dengan itikad baik dan mengedepankan kerja sama.

Menurut dia, sebagai negara tetangga, Thailand dan Kamboja akan selalu saling membutuhkan sampai kapan pun.

1. Singgung hubungan dengan Kamboja

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, sedang melakukan pertemuan.
potret Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul (kiri), dan Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet (kanan) (commons.wikimedia.org/The White House)

Anutin mengatakan, dirinya telah bertemu dengan Perdana Menteri Kamboja di Cebu. Bahkan, kata dia, kedua pemimpin sepakat memulihkan kepercayaan melalui dialog bilateral yang lebih intensif.

Namun, menurut dia, langkah compulsory conciliation yang kemudian ditempuh Kamboja tidak sejalan dengan kesepakatan tersebut.

“Saat saya bertemu dengan mitra saya dari Kamboja di Cebu, kami sepakat memulihkan kepercayaan melalui dialog bilateral yang lebih mendalam. Compulsory conciliation yang kemudian diajukan Kamboja bertentangan dengan apa yang telah kami sepakati,” kata dia.

2. Thailand siap buka lembaran baru

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan policy speech di Sekretariat ASEAN.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan policy speech di Sekretariat ASEAN. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Meski demikian, Anutin menegaskan Thailand tetap membuka ruang untuk memperbaiki hubungan dengan negara tetangganya.

“Thailand siap membuka lembaran baru dengan negara tetangga kami. Kami tetap berkomitmen menyelesaikan perbedaan secara damai dan sesuai hukum internasional,” ujar dia.

Dia mengatakan, penyelesaian sengketa harus tetap mengedepankan kepentingan kawasan dan tidak mengganggu kerja sama ASEAN.

3. Persatuan ASEAN harus terus dijaga

IMG_1786.jpeg
PM Malaysia Anwar Ibrahim (kiri), Presiden AS Donald Trump (kanan) menjadi saksi penandatanganan Perjanjian Kuala Lumpur antara Kamboja dan Thailand yang ditandatangani langsung oleh PM Thailand Anutin Charnvirakul (tengah kiri) dan PM Kamboja Hun Manet (tengah kanan). (X.com/@anwaribrahim)

Anutin menilai ASEAN memerlukan persatuan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan geopolitik hingga ancaman keamanan lintas negara.

Karena itu, menurut dia, seluruh negara anggota perlu menjaga komunikasi dan menyelesaikan setiap perbedaan melalui mekanisme damai.

“Kami tetap berkomitmen menjaga persatuan ASEAN dan agenda bersama kawasan,” kata Anutin.

Kedua negara kembali berseteru di perbatasan tahun lalu. Namun, gencatan senjata sudah disepakati saat KTT ASEAN di Malaysia 2025.

Kini, keduanya masih memegang gencatan senjata, namun ketegangan di perbatasan masih terasa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More