Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perayaan Knicks Menang NBA, Ada Remaja Tertembak dan Bus Dibakar
Kebakaran (unsplash.com/Anna Popović)
  • Kemenangan New York Knicks atas San Antonio Spurs dengan skor 94-90 mengakhiri penantian juara NBA selama 53 tahun dan memicu euforia besar di Manhattan.
  • Kericuhan perayaan menyebabkan perusakan belasan bus, pembakaran satu bus sekolah, serta insiden penembakan terhadap remaja berusia 17 tahun yang kini diselidiki polisi.
  • Polisi New York menurunkan pasukan anti-huru-hara dan unit berkuda untuk membubarkan massa, hingga situasi kota kembali terkendali pada pagi hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Perayaan gelar juara NBA New York Knicks berujung pada kericuhan di kawasan Midtown Manhattan, pada Sabtu (13/6/2026). Ribuan penggemar yang tumpah ruah ke jalan menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum di pusat kota.

Pihak kepolisian setempat langsung dikerahkan untuk membubarkan massa guna memulihkan ketertiban lalu lintas dan ruang publik. Insiden ini memakan sejumlah korban luka. Pihak berwenang juga melaporkan telah menahan beberapa orang yang diduga kuat memicu kericuhan.

1. Kemenangan Knicks akhiri penantian 53 tahun

Kericuhan ini bermula dari euforia kemenangan New York Knicks atas San Antonio Spurs dengan skor 94-90 pada gim kelima. Hasil ini memastikan gelar juara NBA sekaligus mengakhiri penantian penggemar selama 53 tahun.

Bintang New York Knicks, Jalen Brunson, tampil gemilang dengan mencetak 45 poin dan meraih penghargaan pemain terbaik di laga final tersebut.

Usai pertandingan, para penggemar langsung berkumpul memenuhi jalanan Manhattan dan sejumlah tempat hiburan untuk merayakan kemenangan bersejarah tim kesayangan mereka.

"Ini sudah sangat lama sekali, ini adalah penantian yang panjang," ujar Stephen Maltz, salah satu penggemar.

2. Perusakan armada bus sekolah dan insiden penembakan remaja

Kepadatan massa berimbas pada terganggunya lalu lintas, termasuk menghambat laju konvoi bus penonton Piala Dunia 2026 di kawasan Times Square.

Sekelompok massa merusak belasan bus antar-jemput tersebut. Satu unit bus sekolah sewaan pemerintah kota dilaporkan dibakar, sementara armada lainnya mengalami kerusakan parah.

Di tengah kekacauan tersebut, seorang remaja berusia 17 tahun terkena tembakan di bagian kaki pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Kepolisian New York telah menahan tiga orang terduga pelaku untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Mereka mengekspresikan kebahagiaan mereka, sedikit dengan kekerasan, tetapi memang begitulah adanya," kata Youssef Sabbr, saksi mata di lokasi, dilansir Telegraph India.

3. Penertiban kerumunan massa oleh aparat kepolisian setempat

Merespons situasi yang kian memanas, petugas kepolisian melakukan tindakan tegas setelah bersiaga dan memantau pergerakan massa selama dua jam.

Polisi anti-huru-hara membuat barikade jalan untuk membatasi pergerakan warga. Unit polisi berkuda juga diturunkan untuk mendesak massa agar membubarkan diri dari area sekitar Madison Square Garden.

Langkah penertiban ini secara bertahap berhasil memulihkan kondisi ruang publik dan meredakan ketegangan pada pagi harinya.

"Ini seperti malam tahun baru yang dikalikan dua puluh lipat," ujar agen properti setempat, Carol Marino, menggambarkan kepadatan kawasan tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article