Jakarta, IDN Times - Pipa minyak utama milik Arab Saudi dikabarkan terkena serangan drone. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (10/9/2026). Riyadh dalam keterangannya pada Jumat (11/9/2026) menjelaskan, peristiwa ini membuat mereka terpaksa menghentikan produksi minyaknya sampai pipa tersebut berhasil diperbaiki.
Arab Saudi menjelaskan, pipa minyak yang terkena serangan tadi berfungsi mengalirkan pasokan minyak dari wilayah mereka di timur hingga ke barat. Pipa itu memiliki panjang 1.200 kilometer. Riyadh menambahkan, serangan itu menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada pipa dan melukai sejumlah orang. Namun, mereka tidak merinci berapa jumlah pasti korban luka tersebut.
