Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polandia Berharap AS Kirimkan 15 Ribu Tentara ke Negaranya

2 min read
Polandia Berharap AS Kirimkan 15 Ribu Tentara ke Negaranya
Tentara Polandia. (U.S. Army photo by Staff Sgt. Walter Carroll, Public domain, via Wikimedia Commons)
  • Wakil Menteri Pertahanan Polandia Stanislaw Wziatek berharap AS menempatkan total 15 ribu tentara di negaranya, menyusul rencana pembangunan pangkalan militer permanen.

  • Dari jumlah tersebut, 4-5 ribu tentara AS direncanakan ditempatkan permanen, sedangkan 10-11 ribu lainnya bergilir; penempatan penuh diperkirakan rampung sebelum 2039.

  • Menteri Pertahanan Polandia akan membahas rencana ini dengan Menhan AS di Washington, sementara Trump menyebut pembangunan pangkalan di Polandia telah mencatat progres signifikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Pertahanan Polandia, Stanislaw Wziatiek, pada Senin (21/9/2026), berharap sebanyak 15 ribu tentara Amerika Serikat (AS) akan ditempatkan di negaranya. Pernyataan ini diungkapkan menyusul rencana penempatan tentara AS secara permanen di Polandia. 

Pada Juni, Polandia sudah mengumumkan pembangunan pangkalan militer permanen untuk tentara AS. Pangkalan baru itu nantinya akan difungsikan untuk mempersiapkan pusat logistik, organisasi dan tempat tinggal untuk tentara. 

  1. 1. Sebanyak 5 ribu tentara AS ditempatkan secara permanen di Polandia

    Tentara Amerika Serikat.
    Tentara Amerika Serikat. (unsplash.com/actuallyjoel)

    Wziatek mengatakan bahwa dari 15 ribu tentara yang dikirimkan nantinya 4 ribu hingga 5 ribu di antaranya ditempatkan secara permanen. Sedangkan 10 ribu hingga 11 ribu lainnya diterjunkan berbasis rotasi. 

    “Sekitar 15 ribu tentara AS di Polandia artinya menciptakan penguatan kapabilitas pertahanan untuk negara kami dan mendorong kerja sama dalam aliansi. Namun kami harus berhati-hati karena tidak hanya warga Polandia yang mendengar ucapan kami,” ungkapnya, dikutip dari TVP World.

    Menurutnya, penerjunan tentara AS ke Polandia ini kemungkinan akan dilakukan secara bertahap. Sementara tentara AS di Polandia akan ditempatkan secara keseluruhan sebelum 2039. 

  2. 2. Menhan Polandia akan bertemu Menhan AS

    ilustrasi bendera Polandia
    ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/nemesiaproduction)

    Pekan ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz akan bertemu dengan Menhan AS, Pete Hegseth di Washington. Mereka akan berbicara lebih lanjut mengenai penempatan tentara AS secara permanen di Polandia. 

    Hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi tentara AS di Polandia. Namun, pangkalan militer AS tersebut kemungkinan akan ditempatkan di bagian barat Polandia, terutama di area yang sulit diserang. 

    Di sisi lain, Pendiri lembaga keamanan AS,  INTREP360, Mark Thoth mengatakan bahwa pangkalan militer AS di Polandia adalah hal baik. Selain itu, akan menjadi pesan penting kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. 

  3. 3. Trump sebut progres pembangunan pangkalan militer AS di Polandia cukup signifikan

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Gage Skidmore from Peoria, AZ, United States of America, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

    Pekan lalu, Presiden AS, Donald Trump mengatakan bahwa progres pembangunan pangkalan militer AS di Polandia berjalan signifikan. Ia menilai meningkatnya pembangunan berkat kepemimpinan Presiden Polandia, Karol Nawrocki. 

    “Progres besar sudah dibuat untuk membangun pangkalan militer di Polandia. Jika ini terjadi, lokasi akan ditentukan dalam waktu dekat. Ini akan menjadi langkah bersejarah bagi aliansi AS dan Polandia,” terangnya, dilansir dari Deutsche Welle.

    Sementara itu, Nawrocki mengatakan Polandia siap mendorong kerja sama pertahanan dengan AS. Ia memastikan Polandia akan memberikan lokasi terbaik bagi tentara AS. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More