Jakarta, IDN Times - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengamankan tambahan pasokan solar sebanyak 200 ribu ton per bulan dari Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dalam kunjungan diplomatiknya ke kawasan Teluk pada Selasa (20/10/2026). Kesepakatan ini diumumkan Istana Kepresidenan Elysee guna meredam krisis biaya hidup dan lonjakan harga bahan bakar yang memicu kerusuhan hebat di Prancis sepanjang akhir pekan lalu.
Lawatan tiga hari Macron ke UEA, Kuwait, Bahrain, dan Qatar ini berlangsung saat perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran telah berjalan delapan bulan sejak Februari lalu. Blokade Iran di jalur ekspor utama Selat Hormuz selama konflik tersebut membuat harga minyak mentah dan solar dunia melambung tinggi. Pemerintah Prancis kini bekerja sama dengan para distributor bahan bakar agar tambahan pasokan dari negara-negara Teluk dapat langsung menurunkan harga jual bagi konsumen di dalam negeri.
