Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Presiden Argentina Sebut PBB Tidak Berguna dan Parasit

2 min read
Presiden Argentina Sebut PBB Tidak Berguna dan Parasit
Presiden Argentina, Javier Milei. (Vox España, CC0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden Argentina Javier Milei menyebut PBB tidak berguna dan parasit, menilai organisasi itu gagal menjamin keamanan kolektif, HAM, serta menangani kekacauan, terorisme, dan genosida.
  • Dalam pidato di Majelis Umum PBB, Milei mendesak Inggris melanjutkan negosiasi kedaulatan Falkland atau Malvinas, sambil mempertanyakan kemampuan PBB menegakkan resolusinya sendiri.
  • Milei menolak proyek pengeboran minyak Sea Lion di Falkland karena dinilai dapat menjangkau landas benua Argentina, serta membatasi investasi Vaca Muerta bagi pendukung okupansi ilegal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Argentina, Javier Milei menyebut bahwa PBB adalah organisasi yang tidak berguna dan parasit pada Rabu (23/9/2026). Pernyataan itu disampaikan dalam pidatonya dalam Majelis Umum PBB di New York. 

Beberapa hari terakhir, hubungan antara Argentina dan Inggris kian memanas. Ketegangan ditimbulkan setelah Argentina memblokir proyek pengeboran minyak di lepas pantai Kepulauan Falkland. 

  1. 1. Tuduh PBB gagal menjamin keamanan kolektif

    tampak luar Kantor Pusat PBB di New York, Amerika Serikat
    tampak luar Kantor Pusat PBB di New York, Amerika Serikat (unsplash.com/nhuenerfuerst)

    Milei mengutarakan bahwa PBB sudah gagal dalam menjamin keamanan kolektif dan hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, PBB justru membiarkan kekacauan, kekerasan, dan terorisme internasional berkembang. 

    “PBB sudah menjadi organisasi yang tidak berguna dan hanya memberi makan parasit arogan yang disamarkan sebagai birokrat. Menurutnya, PBB sudah gagal dalam menangani genosida, seperti pandemik COVID-19,” tuturnya, dikutip dari Buenos Aires Times.

    Kehadiran Milei di Majelis Umum PBB ini menjadi yang ketiga kalinya. Sebelumnya, ia menuding PBB justru mencari cara lain dalam menangani sengketa Kep. Falkland.

  2. 2. Desak Inggris lanjutkan negosiasi soal Falkland

    Bendera Inggris Raya.
    ilustrasi bendera Inggris Raya (unsplash.com/chrislawton)

    Dalam kesempatan itu, Milei menyebut bahwa Falkland atau Malvinas adalah masalah nasional negaranya. Namun, PBB ikut campur dalam masalah sengketa Kep. Falkland. 

    “Maka dari itu, Malvinas bukan hanya masalah antara Argentina dan Inggris Raya. Namun, juga menimbulkan pertanyaan terkait dengan kekuatan organisasi ini dalam menegakkan resolusinya sendiri,” terangnya, dikutip dari The Guardian.

    Presiden sayap kanan itu menyebut bahwa prinsip hak menentukan nasib sendiri tidak bisa diterapkan di Falkland. Sebab, penduduk Falkland sudah diokupansi kekuatan asing selama bertahun-tahun. 

  3. 3. Milei tolak proyek Sea Lion di Kep. Falkland

    ilustrasi bendera Argentina
    ilustrasi bendera Argentina (pexels.com/mariano-di-luch)

    Mengenai proyek pengeboran minyak Sea Lion di Falkland, Milei menyinggung bawah ekstraksi minyak tersebut dapat mengarah ke landas benua Argentina. Menurutnya, semua aktivitas yang tidak diizinkan oleh Argentina berarti sama dengan ilegal. 

    Presiden Argentina itu memperingatkan bahwa sengketa kedaulatan Falkland juga akan berdampak pada sumber daya energi secara luas. Terutama berkaitan dengan potensi besar minyak serpih di formasi Vaca Muerta. 

    Ia membuka investasi internasional di cadangan minyak serpih terbesar keempat di dunia tersebut. Namun, Milei tidak akan membuka bagi pihak yang mendukung okupansi ilegal di Falkland. 

    Sumber: 

    https://www.dpa-international.com/politics/urn:newsml:dpa.com:20090101:260923-930-734190/

    https://www.theguardian.com/uk-news/2026/sep/23/argentina-president-attacks-un-over-inaction-on-falkland-islands-sovereignty

    https://www.batimes.com.ar/news/argentina/milei-presses-malvinas-claim-slams-useless-united-nations-in-speech.phtml

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More