Jakarta, IDN Times - Presiden terpilih Kolombia, Abelardo de la Espriella mengatakan bahwa pemerintahannya akan memutus hubungan diplomatik dengan Kuba dan Nikaragua. Ia menilai kedua negara di Benua Amerika tersebut dipimpin oleh tirani.
Selama 4 tahun terakhir, hubungan antara Kolombia dan Kuba di bawah Presiden Kolombia, Gustavo Petro terjalin dengan baik. Kuba juga berperan sebagai mediator untuk negosiasi yang menghasilkan persetujuan damai antara pemerintah Kolombia dan FARC pada 2016.
