Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sebut Ada Intervensi Israel, Presiden Kolombia Tolak Hasil Pilpres

Sebut Ada Intervensi Israel, Presiden Kolombia Tolak Hasil Pilpres
Presiden Kolombia, Gustavo Petro. (Fotografía oficial de la Presidencia de Colombia, Public domain, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Presiden Kolombia Gustavo Petro menolak hasil pilpres yang dimenangkan Abelardo de la Espriella, menuding adanya kecurangan dan intervensi dari pihak Israel dalam suara diaspora luar negeri.
  • De la Espriella menuduh Petro berusaha melakukan kudeta dan memerintahkan militer menjaga konstitusi, sambil menghentikan proses transisi pemerintahan dengan administrasi Petro.
  • Sebagai presiden terpilih, De la Espriella bertemu delegasi AS di Barranquilla untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama di bidang keamanan dan investasi antara kedua negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Kolombia, Gustavo Petro menolak kemenangan Calon Presiden Terpilih Kolombia, Abelardo de la Espriella pada Selasa (7/7/2026). Menurutnya, De la Espriella sudah melakukan kecurangan dalam penyelenggaraan pemilihan presiden (pilpres) yang diduga berkaitan dengan Israel.

Sebelumnya, De la Espriella sudah unggul dari pesaingnya, Ivan Cepeda dalam pilpres putaran kedua. Calon presiden sayap kanan itu juga diketahui mendapat dukungan langsung dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. 

1. Petro akan batalkan kemenangan De la Espriella lewat jalur hukum

Presiden Kolombia, Gustavo Petro.
Presiden Kolombia, Gustavo Petro. (Fotografía oficial de la Presidencia de Colombia, Public domain, via Wikimedia Commons)

Petro mengungkapkan rencana untuk membatalkan kemenangan De la Espriella lewat jalur hukum di pengadilan. Ia mengaku sudah mendapatkan cukup bukti bahwa calon penerusnya terpilih di luar negeri dari surat suara yang sebenarnya tidak ada. 

“Hari ini, kami menunjukkan bukti yang sudah kami kumpulkan dan kami mengajukan gugatan hukum untuk membatalkan hasil pilpres. Ini adalah tugas kami untuk membuktikan kebenaran,” tuturnya, dikutip dari Colombia Reports.

Presiden sayap kiri itu menekankan ia dan timnya tidak mengada-ada. Menurutnya, ada campur tangan perusahaan swasta Israel yang didukung pemerintah Israel terhadap hasil suara diaspora Kolombia di luar negeri.

2. De la Espriella sebut Petro mendorong kudeta di Kolombia

ilustrasi bendera Kolombia
ilustrasi bendera Kolombia (unsplash.com/gustavo0351)

Mendengar pernyataan Petro, De la Espriella menuding Petro mengupayakan kudeta di Kolombia. Ia menyebut, Petro sedang menjalankan rencana B-nya untuk mempertahankan kekuasaannya di negara Amerika Selatan tersebut. 

“Sebagai presiden terpilih, saya meminta militer Kolombia untuk menjalankan tugasnya menjaga konstitusi dan demokrasi, serta tidak menjalankan perintah dari Petro,” terangnya, dilansir dari EFE.

Tak hanya itu, presiden terpilih Kolombia itu memutuskan untuk menangguhkan proses transisi pemerintahan dan komunikasi dengan pemerintahan Petro. Meskipun, sesuai mandat, proses transisi harus dijalankan lewat mekanisme hukum.

3. De la Espriella sudah bertemu dengan delegasi AS

ilustrasi bendera Amerika Serikat
ilustrasi bendera Amerika Serikat (unsplash.com/cscreates)

Pada saat yang sama, De la Espriella sudah mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan delegasi AS di Barranquilla. Pertemuan tersebut untuk membahas peningkatan kerja sama AS dan Kolombia dalam berbagai bidang, termasuk keamanan. 

Presiden terpilih Kolombia itu menyatakan bahwa pemerintahannya akan membangun hubungan erat dengan AS. Ia memastikan bahwa Kolombia akan menjadi sekutu terkuat AS dan kebijakan luar negerinya akan berfokus pada investasi, ketertiban, dan perlindungan warga. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella

Related Articles

See More