Jakarta, IDN Times - Putra Mahkota Iran, Reza Pahlavi, mengecam keras kesepakatan damai antara negaranya dengan Amerika Serikat. Dalam sebuah unggahan di X pada Selasa (16/6/2026), Pahlavi menyebut kesepakatan itu hanya akan memberi keuntungan untuk rezim pemerintahan Iran yang menurutnya sudah sangat bobrok.
Pahlavi justru ingin AS melanjutkan perang dengan Iran. Dengan cara tersebut, AS bisa menjatuhkan rezim pemerintahan Iran di bawah tampuk kepemimpinan Mojtaba Khamenei. Sebab, menurutnya, rezim Iran kini sudah tidak pro-rakyat karena berisi pejabat yang hanya mementingkan diri sendiri. Ia juga menyebut semua warga Iran mendukung rezim Khamenei diruntuhkan.
