Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gelombang Panas Ekstrem, Italia Tetapkan Siaga Merah di 25 Kota

Gelombang Panas Ekstrem, Italia Tetapkan Siaga Merah di 25 Kota
Cuaca panas (unsplash.com/Rajiv Bajaj)
Intinya Sih
  • Italia menetapkan siaga merah gelombang panas di 25 dari 27 kota utama pada 1 Agustus 2026, sementara Messina dan Reggio Calabria tetap berstatus kuning.
  • Suhu di Italia tengah dan utara diperkirakan mendekati 40 derajat Celsius; Florence berpotensi mencapai 37–40 derajat, sedangkan Roma dan Milan 35–38 derajat.
  • Kementerian Kesehatan memperingatkan panas ekstrem dapat membahayakan semua warga, memicu dehidrasi, sengatan panas, dan kelelahan ekstrem; ini menjadi gelombang panas keempat Italia pada musim panas 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Italia menetapkan status siaga merah gelombang panas di 25 dari 27 kota utama pada Sabtu (1/8/2026). Kebijakan ini diambil menyusul peningkatan suhu ekstrem yang kembali melanda negara tersebut.

Peringatan ini dirilis untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan masyarakat. Otoritas setempat mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan selama periode gelombang panas berlangsung.

1. Cakupan wilayah penetapan status siaga merah

Kementerian Kesehatan Italia menaikkan tingkat kewaspadaan ke level tertinggi di hampir seluruh kota besar. Gelombang panas ini menjangkau Italia setelah sebelumnya melanda kawasan Eropa Barat dan Eropa Tengah.

Dari 27 kota utama yang dipantau, hanya Messina dan Reggio Calabria yang bertahan pada status siaga kuning. Kedua kota tersebut dinilai belum menghadapi ancaman suhu ekstrem yang signifikan.

"Gelombang panas terbaru ini mulai masuk ke wilayah Italia setelah sebelumnya melanda kawasan Eropa Tengah," ujar otoritas Italia, dilansir The Sun Malaysia.

Pemerintah menyatakan penetapan status siaga dilakukan secara bertahap sejak akhir pekan sebagai langkah antisipasi lonjakan suhu.

2. Prakiraan peningkatan suhu udara di berbagai kota

Prakiraan cuaca menunjukkan suhu udara di sejumlah wilayah Italia berpotensi melonjak hingga mendekati 40 derajat Celsius dalam beberapa hari ke depan.

Wilayah bagian tengah dan utara diprediksi mengalami kenaikan suhu tertinggi. Kota Florence diperkirakan mencapai 37 hingga 40 derajat Celsius, sementara Roma dan Milan berada di kisaran 35 hingga 38 derajat Celsius.

"Puncak cuaca panas akan melanda wilayah Tengah-Utara, dengan suhu di Florence diproyeksikan mencapai 37 hingga 40 derajat Celsius," kata tim ahli meteorologi.

Fenomena kali ini merupakan gelombang panas keempat yang melanda Italia sepanjang musim panas 2026.

3. Ancaman risiko kesehatan akibat suhu ekstrem

Kementerian Kesehatan Italia menegaskan status siaga merah menandakan kondisi cuaca yang dapat membahayakan kesehatan, termasuk bagi kelompok masyarakat yang sehat dan aktif.

Paparan suhu tinggi dalam waktu lama berpotensi memicu dehidrasi, sengatan panas (heatstroke), hingga kelelahan ekstrem. Pemerintah terus memantau dampak cuaca buruk ini terhadap kapasitas layanan kesehatan.

"Status peringatan tertinggi ini menunjukkan cuaca berisiko membahayakan kesehatan masyarakat secara umum, bukan hanya kelompok rentan," kata pejabat Kementerian Kesehatan Italia.

Selain mengancam kesehatan masyarakat, fenomena gelombang panas dan kekeringan yang terus berulang ini makin meningkatkan kekhawatiran atas frekuensi cuaca ekstrem di Eropa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More