Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rusia Bangun 5 Peluncur Drone di Perbatasan Belarus
Bendera Rusia. (pixabay.com/michel_van_der_vegt)
  • Rusia membangun lima fasilitas peluncur drone di dekat perbatasan Belarus untuk memperkuat serangan udara ke Ukraina, dengan lokasi strategis di Bryansk, Oryol, dan Smolensk.
  • Pejabat Ukraina menyebut ribuan drone Rusia melintasi wilayah udara Belarus menuju Ukraina, menyebabkan kesulitan bagi sistem pertahanan udara dan memicu ribuan pelanggaran wilayah udara Belarus.
  • Otoritas Ukraina menegaskan belum ada ancaman langsung dari perbatasan Belarus namun tetap memperkuat pertahanan serta membangun benteng di sepanjang garis perbatasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Rusia disebut sudah mendirikan setidaknya lima fasilitas peluncur drone di dekat perbatasan Belarus. Pengiriman fasilitas peluncur drone ini diduga untuk meningkatkan serangan udara ke Ukraina. 

“Sebagian besar drone Rusia diluncurkan dan melalui teritori Belarus dan kemudian berjalan di sepanjang garis perbatasan,” tutur pejabat militer Ukraina, dikutip dari United24, Minggu (14/6/2026).

Sebelumnya, Ukraina sudah bersiaga terkait dengan ancaman serangan dari Belarus. Terdapat dugaan Rusia berniat menyeret Belarus dalam perang di Ukraina. 

1. Dikirim di beberapa area di perbatasan Belarus

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko saat bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. (president.gov.by)

Berdasarkan hasil identifikasi dari citra satelit, Rusia sudah mendirikan sistem peluncur drone di beberapa wilayah, termasuk, Bryansk, Oryol, dan Smolensk. Beberapa diketahui hanya beberapa kilometer dari perbatasan Belarus. 

Dilansir TVP World, salah satu fasilitas itu termasuk yang terbesar di dunia. Semenatra lokasi peluncur drone tersebut memiliki akses untuk mencapai target serangan di ibu kota Kiev dan Ukraina bagian barat lewat teritori udara Belarus. 

2. Ribuan drone di Ukraina datang dari Belarus

ilustrasi drone (unsplash.com/jeisblack)

Pejabat militer Ukraina mengungkapkan bahwa sudah ada sejumlah drone yang datang dari teritori Belarus. Drone Rusia tersebut terbang di sepanjang perbatasan sebelum menyasar ke dalam wilayah Ukraina. 

Dilansir RBC Ukraine, serangan dari Belarus ini cukup menyulitkan sistem pertahanan udara Ukraina. Bahkan, Belarus sudah melaporkan sejumlah pelanggaran di wilayah udaranya. 

Otoritas Belarus melaporkan sudah ada 1.400 pelanggaran wilayah udara selama 2025. Pelanggaran tersebut sudah terjadi hampir setiap hari. 

3. Ukraina tidak melihat ancaman di perbatasan Belarus

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/photofixation)

Pada saat yang sama, Juru Bicara Badan Penjaga Perbatasan Ukraina, Andrii Demchenko mengungkapkan bahwa tidak ada ancaman terkini di perbatasan Belarus. Ia memastikan Ukraina akan terus memantau area di sepanjang perbatasan. 

Dilansir Ukrinform, Ukraina terus memperkuat kapabilitas pertahanan di sepanjang perbatasan Belarus. Kiev sudah mendirikan benteng di perbatasan untuk menghindari kemungkinan serangan dari Belarus. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article