Ilustrasi Bendera Rusia (pixabay.com/IGORN)
Pada masa awal pengoperasian, jembatan ini difungsikan khusus untuk melayani pengangkutan barang kedua negara. Pemerintah Rusia berencana membuka akses tersebut secara penuh bagi kendaraan penumpang dan masyarakat umum pada akhir tahun ini.
Keberadaan jembatan diharapkan dapat mendongkrak arus wisatawan Rusia yang mulai diizinkan berlibur ke Korut sejak 2024. Selain mendorong kunjungan wisata, jembatan ini diproyeksikan mempermudah mobilitas ribuan tenaga kerja Korut ke berbagai sektor industri di Rusia.
"Saya yakin perluasan infrastruktur transportasi lintas batas akan memberikan dorongan kuat bagi pengembangan kerja sama perdagangan, ekonomi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya," kata Perdana Menteri (PM) Rusia Mikhail Mishustin, dilansir Al Jazeera.
PM Korut Pak Thae Song menyatakan bahwa selesainya proyek jembatan menambah dinamika baru dalam kerja sama kedua negara. Pemerintah Korut memandang jembatan ini sebagai jaminan penting untuk memperluas peredaran komoditas dan pertukaran masyarakat.