Jakarta, IDN Times - Pemerintah Inggris pada Rabu (22/4/2026) resmi mengumumkan kesepakatan keamanan perbatasan baru senilai 660 juta poundsterling (Rp15,4 triliun). Kesepakatan ini dibuat untuk mengurangi jumlah penyeberangan migran ilegal di Selat Inggris.
Perjanjian yang akan berlaku selama tiga tahun ini mencakup komitmen untuk menambah patroli di wilayah pesisir utara Prancis, menyusul masih tingginya angka kedatangan perahu kecil di perairan Inggris.
Kerja sama antara Inggris dan Prancis ini bertujuan untuk memutus jaringan penyelundup manusia dan mencegah perjalanan laut yang membahayakan nyawa para pencari suaka. Melalui perjanjian ini, kedua negara berusaha menjaga ketertiban perbatasan laut dengan menerapkan aturan yang lebih ketat serta menggunakan teknologi pengawasan terbaru di sepanjang garis pantai.
