Jakarta, IDN Times - Sisa Topan Dolphin, yang disebut sebagai badai terkuat yang menerjang China sepanjang tahun 2026, membawa hujan lebat dan banjir parah di ibu kota Beijing serta di sejumlah provinsi di China bagian tengah dan timur. Badai yang kini berstatus depresi tropis tersebut melumpuhkan sistem transportasi, merendam area pemukiman, dan memaksa evakuasi massal di berbagai daerah.
Kantor berita resmi Xinhua melaporkan pada Rabu (12/8/2026) bahwa di Beijing, pihak berwenang mengaktifkan peringatan badai hujan tertinggi kedua setelah jalan raya multi jalur berubah menjadi aliran sungai. Dampak cuaca ekstrem ini, menangguhkan 250 rute bus, penutupan 150 tempat wisata, dan pengoperasian 10 jalur kereta bawah tanah dengan kecepatan terbatas untuk mengantisipasi risiko keselamatan.
