Jakarta, IDN Times - Pemerintah Suriah sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan aliansi pertahanan Mekkah yang mengikat Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Menteri Luar Negeri Suriah, Asaad al-Shaibani, menyampaikan rencana tersebut dalam sesi keamanan regional pada konferensi Manama Dialogue 2026 di Manama, Bahrain, Sabtu (31/10/2026). Wacana ini mengemuka di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Arab Saudi, yang saat ini gencar menghadapi serangan kelompok Houthi asal Yaman, merupakan pendukung utama pemerintahan baru Suriah pimpinan Presiden Ahmed al-Sharaa. Pemerintahan di Damaskus tersebut mulai berkuasa setelah tumbangnya rezim mantan Presiden Bashar al-Assad pada 8 Desember 2024. Bergabungnya Suriah berpotensi memperluas jangkauan aliansi pertahanan regional tersebut.
