Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tiru Adegan Drama, Istri di China Malah Keracunan usai Hisap Bisa Kobra
ilustrasi ular kobra (pexels.com/Regan Dsouza)
  • Seorang petani di Yunnan digigit ular kobra, dan istrinya ikut keracunan setelah mencoba menghisap racun dari luka suaminya karena meniru adegan drama TV.
  • Keduanya dirawat di Rumah Sakit Rakyat Nomor 3 Prefektur Honghe dan menerima serum antiracun hingga kondisi mereka stabil serta diperbolehkan pulang.
  • Dokter menegaskan bahwa menghisap racun ular adalah tindakan keliru, sementara insiden ini ramai dibahas warganet China yang menyoroti bahaya meniru adegan fiksi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Seorang petani lanjut usia di Kabupaten Yuanyang, Provinsi Yunnan, China, digigit ular kobra pada jari saat bekerja di ladang. Jarinya segera membengkak, disertai pusing dan tubuh yang mulai melemah, sehingga sang istri panik lalu mencoba menghisap racun dari luka tersebut karena meniru adegan penyelamatan dalam drama televisi (TV).

Dilansir New Delhi Television (NDTV), perempuan itu langsung menempelkan mulutnya ke luka tanpa alat pelindung. Beberapa jam setelah suaminya dibawa ke rumah sakit, bibir, lidah, wajah, hingga anggota tubuhnya mulai mati rasa, lalu keesokan harinya ia mengalami kelelahan berat dan nyeri di seluruh tubuh akibat ikut terpapar racun.

1. Tim medis memberikan serum antiracun

ilustrasi dokter (pexels.com/Gustavo Fring)

Pasangan suami istri itu didiagnosis mengalami keracunan bisa ular kobra di Rumah Sakit Rakyat Nomor 3 Prefektur Honghe. Berdasarkan laporan South China Morning Post (SCMP), tim medis segera menyuntikkan serum antiracun kepada keduanya.

Dokter menegaskan bahwa tanpa penanganan yang cepat, keduanya menghadapi risiko fatal berupa gagal napas hingga gangguan irama jantung (aritmia) yang mengancam jiwa. Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari, kondisi pasangan tersebut dinyatakan stabil dan telah diizinkan pulang.

2. Dokter menjelaskan penanganan gigitan ular

ilustrasi ular kobra (pexels.com/Petr Ganaj)

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa menghisap racun ular merupakan kesalahpahaman yang banyak dipengaruhi tayangan fiksi. Selaput lendir di dalam mulut memiliki banyak pembuluh darah kapiler, sehingga racun dapat dengan cepat masuk ke aliran darah penolong. Selain itu, luka gigitan ular yang kecil membuat bisa langsung meresap ke jaringan subkutan atau aliran darah, sehingga mustahil untuk dikeluarkan dengan cara dihisap.

Dokter juga mengingatkan masyarakat agar tak memotong luka gigitan karena dapat memicu infeksi maupun kehilangan darah berlebihan. Penggunaan api atau es pada area luka juga harus dihindari. Langkah awal yang benar adalah segera menghubungi layanan darurat, membatasi gerakan korban seminimal mungkin, serta memotret atau mencatat ciri fisik ular agar dokter dapat menentukan serum antiracun yang sesuai.

3. Insiden memicu perbincangan warganet China

Bendera China (pexels.com/aboodi vesakaran)

Peristiwa tersebut memicu perhatian luas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial China. Banyak pengguna internet yang menyoroti bahayanya meniru adegan fiksi secara mentah-mentah.

“Ini mengajarkan kepada kita bahwa apa yang ditampilkan dalam drama TV terkadang tidak dapat diandalkan,” tulis salah satu komentar di media sosial, dikutip SCMP.

Meski demikian, warganet lain menilai aksi nekat tersebut tetap menunjukkan besarnya rasa cinta sang istri yang rela mengabaikan keselamatan dirinya demi menyelamatkan sang suami.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article