Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ikuti El Salvador, Panama Akan Bangun Penjara Keamanan Maksimum

Ikuti El Salvador, Panama Akan Bangun Penjara Keamanan Maksimum
ilustrasi bendera Panama (unsplash.com/luchox23)
Intinya Sih
  • Presiden Panama Jose Raul Mulino mengumumkan pembangunan penjara keamanan maksimum untuk menahan bos geng kriminal, meniru kebijakan El Salvador dalam memberantas kejahatan terorganisir.
  • Langkah ini diambil setelah kerusuhan besar di penjara La Joyita yang menyebabkan 195 napi kabur, memicu evaluasi total terhadap sistem keamanan penjara Panama.
  • Mulino menegaskan model baru akan lebih ketat dengan sanksi bagi sipir lalai, sambil membedakan napi yang bisa direhabilitasi dan pelaku kriminal berat demi menjaga hak korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Panama, Jose Raul Mulino mengumumkan rencana pembangunan penjara besar dengan keamanan maksimum untuk bos geng kriminal. Langkah ini meniru kebijakan El Salvador untuk memberantas geng kriminal. 

Pada awal Juni, Panama dilanda kerusuhan penjara La Joyita yang membuat 195 narapidana (napi) melarikan diri. Kerusuhan terjadi setelah otoritas setempat berencana memindahkan napi kelas kakap ke sel tersendiri.  

1. Sebut pembangunan penjara baru penting untuk keamanan Panama

suasana di dalam penjara
suasana di dalam penjara (unsplash.com/ansleycreative)

Mulino menyampaikan bahwa pendirian penjara besar ini untuk memperketat aturan penjara. Penjara kapasitas maksimum tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya kerusuhan di dalam penjara. 

“Kami akan membangun penjara dengan keamanan maksimum dan memperketat aturan dalam penjara. Panama akan menerapkan rencana force majeure untuk mengisolasi pemimpin geng kriminal untuk menghentikan berbagai aksi kriminalitas,” tuturnya, dikutip dari The Tico Times, Sabtu (4/7/2026).

Presiden Panama itu mengaku tidak akan membiarkan peristiwa seperti sebulan lalu kembali terjadi di negaranya. Menurutnya, kerusuhan penjara itu menjadi yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. 

2. Mulino umumkan pengetatan sistem keamanan penjara

ilustrasi bendera Panama
ilustrasi bendera Panama (pexels.com/esjaimes)

Mulino menyampaikan bahwa kolapsnya sistem penjara sebulan lalu membuatnya harus menerapkan model baru. Ia mengumumkan perubahan sistem keamanan penjara yang sudah dimulai pada Juli 2026. 

Dilansir Democrata, Mulino mengakui bahwa sistem penjara saat ini telah gagal dalam mencegah rencana aksi kriminalitas dan kekerasan dari dalam penjara. Alhasil, warga Panama yang berada di luar penjara harus terkena imbas dari aksi kejahatan tersebut. 

Presiden Panama itu menyebut akan ada konsekuensi besar kepada sipir penjara yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Menurutnya, model baru ini akan lebih keras dan mampu mendongkrak keamanan. 

3. Masalah keamanan di Panama berbeda dari El Salvador

suasana Panama City dari ketinggian
suasana Panama City dari ketinggian (unsplash.com/darrenmiller)

Pembangunan penjara besar di Panama ini mengikuti dua negara Amerika Latin lainnya, yakni Kosta Rika dan Ekuador yang meniru model keamanan di El Salvador. Namun, masalah keamanan Panama dan El Salvador berbeda. 

Panama tidak memiliki geng kriminal seperti di El Salvador dengan keberadaan Barrio 18 dan Mara Salvatrucha (MS-13). Namun, otoritas setempat menyebut ada geng kriminal yang beroperasi di kota pelabuhan, Colon dan area sekitarnya yang membuat naiknya kasus pembunuhan menjadi 6 per 100 ribu penduduk. 

Pada saat yang sama, Mulino mengatakan sistem penjara di Panama akan membedakan napi yang layak direhabilitasi dan yang melakukan tindak kriminalitas. Ia menyebut, hak napi memang harus ditegakkan, tapi hak dari korban harus menjadi yang utama.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar

Related Articles

See More