Jakarta, IDN Times - Pemerintahan Donald Trump berencana mengirimkan puluhan ribu bom seberat 2.000 pon atau setara 907 kilogram ke Israel dalam kesepakatan senjata terbaru. Paket persenjataan bernilai miliaran dolar Amerika Serikat (AS) ini disiapkan di tengah kekhawatiran internasional atas potensi jatuhnya korban massal di Jalur Gaza.
Rencana penjualan amunisi berdaya ledak tinggi tersebut diungkapkan oleh dua pejabat AS pada Selasa (15/9/2026). Langkah Washington ini menjadi upaya lanjutan untuk meningkatkan kapasitas militer Israel, kendati menuai sorotan akibat eskalasi konflik yang terus berlanjut di kawasan tersebut.
